BANTENRAYA.COM – Menjelang libur natal 2025 dan tahun baru 2026 (Nataru), Pemprov Banten mengimbau kepada masyarakat dan wisatawan agar tidak lengah.
Hal itu dikarenakan peringatan libur Nataru bersamaan dengan puncak musim hujan di wilayah Banten.
Kendati demikian, Pemprov Banten memastikan jika seluruh personel dan fasilitas penunjang akan bersiaga penuh untuk mengantisipasi potensi-potensi bencana hidrometeorologi.
BACA JUGA: Ada KUHP Baru, Pemprov Banten Sepakat Terapkan Sanksi Kerja Sosial: Mulai Efektif 3 Januari 2026
Gubernur Banten Andra Soni mengatakan, suasana libur panjang sering membuat masyarakat abai terhadap kondisi cuaca.
Oleh karena itu, koordinasi kesiapsiagaan terus dilakukan dengan melibatkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan relawan di seluruh titik rawan.
“Kesiapsiagaan dari kita semua dalam hal ini kalau di Provinsi Banten melalui BPBD harus kita jaga,” kata Andra kepada wartawan, Senin 8 Desember 2025.
BACA JUGA: Sinopsis No Next Life Episode 9 Sub Indo: Konfrontasi Sengit antara Na Jung dan Kyung Sun
“Kita harus awas juga dengan menganalisa cuaca dan mempersiapkan tenaga kita, mempersiapkan alat kita dan menjalin komunikasi yang baik dengan para relawan, para petugas-petugas di lapangan,” ujarnya.
Andra menegaskan, sektor wisata, terutama pantai, tetap aman dikunjungi selama wisatawan mengikuti arahan petugas dan memperhatikan informasi cuaca dari lembaga resmi. Ia meminta, publik tidak terjebak oleh informasi-informasi yang tanpa dasar ilmiah yang jelas.
“Ini kan banyak berita-berita miring tentang wisata di pantai yang katanya menakutkan. Kita punya BMKG sebagai lembaga resmi yang bisa menyampaikan tentang perkiraan cuaca dan kondisi cuaca,” tegasnya.
Andra menambahkan, keakuratan informasi dari BMKG menjadi pedoman masyarakat dalam menentukan rencana perjalanan, termasuk memilih waktu perjalanan yang aman.
Pemprov Banten, kata dia, akan terus memperbarui langkah mitigasi sesuai perkembangan situasi di lapangan.
“Saya selaku Gubernur Banten berharap BMKG bisa memberikan informasi yang valid sehingga bisa menjadi rujukan daripada seluruh masyarakat Banten maupun luar Banten yang ingin datang ke Provinsi Banten,” tuturnya.














