“Insya Allah kalau mau liburan ke Banten saja, sama-sama kita jaga ketertiban dan aware dengan kondisi cuaca,” tandasnya.
Sementara itu, selain kesiapsiagaan bencana, pengaturan mobilitas masyarakat selama Nataru juga menjadi fokus Pemprov Banten.
Diketahui, sebanyak 186 personel dari Dinas Perhubungan akan dikerahkan untuk mendukung kelancaran arus lalu lintas dan pelayanan masyarakat.
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Banten, Tri Nurtopo menyampaikan bahwa, seluruh personel nantinya ditempatkan pada Pos Pengaturan Lalu Lintas (Pos Gatur Lalin) di titik-titik rawan kemacetan hingga lokasi wisata yang diprediksi mengalami lonjakan kendaraan.
“186 personel itu terbagi 20 orang di posko utama, 42 orang di posko pemantauan, 120 orang sebagai pengatur lalu lintas, sama 4 orang petugas derek,” kata Tri.
Menurutnya, pos pengawasan ditempatkan di jalur wisata Anyer, akses menuju Pelabuhan Merak, exit tol, gereja, pasar, dan kawasan lain yang menjadi pusat aktivitas masyarakat selama libur akhir tahun. Peralatan operasional mulai dari kendaraan patroli, rambu portable hingga derek juga turut disiapkan.
“Keberadaan peralatan tersebut menjadi bagian dari kesiapsiagaan operasi untuk memastikan masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman, tertib, dan nyaman. Kita kan ingin kegiatan Natal dan Tahun Baru berlangsung lancar,” jelasnya.
Tri menuturkan, kepadatan kendaraan di beberapa titik akan diantisipasi melalui koordinasi lintas sektor bersama pihak kepolisian, TNI, Basarnas, dan pemangku kepentingan lainnya. Termasuk memastikan penanganan cepat jika terjadi gangguan kendaraan.
“Penanganan kendaraan mogok atau insiden lainnya harus cepat, makanya kita siagakan di posko utama dan pelabuhan, supaya tidak menyebabkan antrian panjang di jalur utama kalau terjadi kendala di kendaraan masyarakat,” tegasnya.
Tri berharap seluruh persiapan tersebut memastikan kenyamanan publik selama masa libur berlangsung.
“Ya kita berharap semuanya berjalan lancar, dan ini bagian dari antisipasi kita untuk memastikan masyarakat bisa beraktivitas dan berlibur dengan rasa aman dan nyaman,” tandasnya. ***
















