BANTENRAYA.COM – Kementerian Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) memusnahkan produk 494 karton udang beku dari PT Bahari Makmur Sejati (BMS).
Pemusnahan dipimpin langsung oleh Menteri LH/Kepala BOLH Hanif Faisol Nurofiq di fasilitas pengolahan limbah B3 milik PT Prasadha Pamunah Limbah Industri (PT PPLI), yang berlokasi di Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat.
Hanif mengatakan, produk tersebut telah diperiksa oleh Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) dan dinyatakan tidak layak diedarkan berdasarkan parameter laju dosis radiasi menurut standar US FDA.
BACA JUGA: Strategi Baru Sharp Hadirkan Karakter Ikonik Jepang untuk Perkuat Pasar
“Pelaksanaan pemusnahan hari ini adalah bukti nyata keseriusan dan sinergi antar kementerian dan lembaga dalam Satgas untuk merespons cepat temuan ini. Prioritas utama kami adalah melindungi kesehatan masyarakat dan menjamin keamanan lingkungan dari potensi bahaya radiasi,” ujannya.
Ia menjelaskan, Proses pemusnahan dilaksanakan dengan metode insinerasi (pembakaran) menggunakan insinerator tipe Vertical Stoker pada suhu 800–900°C.
Proses pemusnahan juga dilengkapi dengan peralatan Pengendalian Emisi Udara dan Continuous Emission Monitoring System (CEMS) guna memastikan tidak ada dampak pencemaran lingkungan dan kesehatan masyarakat.
Abu hasil insinerasi ditangani melalui makro enkapsulasi dengan solidifikasi/concrete dalam kotak High-Density Polyethylen (HDPE). Kemudian ditempatkan di landfill klas 1 yang dioperasikan PT PPLI.
“Proses ini dilakukan sesuai protokol keamanan radiasi dan lingkungan. Pemusnahan ini merupakan hasil koordinasi intensif Satgas Satgas Cs-137,” katanya.
Menteri Hanif menuturkan, upaya mitigasi dan dekontaminasi cemaran Cs-137 di Kawasan Industri Modern Cikande masih terus dilakukan secara intensif oleh Satgas.
Dari 12 lokasi titik zona merah 5 titik telah dinyatakan aman. 4 titik sedang dalam tahap cementing dengan beton K-350, 2 titik dalam tahap finalisasi stripping untuk persiapan cementing.
“Satu titik lokasi di belakang Pabrik PT VP sedang dipersiapkan untuk containment dengan pemagaran demi keselamatan masyarakat. Hingga kini, material terkontaminasi Cs-137 yang berhasil dipindahkan mencapai
1.116,6 ton,” paparnya.
Ia mengungkapkan, pemusnahan udang terkontaminasi dan dekontaminasi kawasan terpapar Cesium 137 adalah bukti nyata komitmen pemerintah dalam menjaga keamanan pangan.
“Keselamatan masyarakat, dan perlindungan lingkungan hidup. Tidak ada kompromi dalam melindungi rakyat dan lingkungan dari ancaman radioaktif.” tuturnya.***
















