BANTENRAYA.COM – Sebuah jembatan penghubung yang berada di Desa Sangiangtanjung, Kecamatan Kalanganyar, Kabupaten Lebak dilaporkan roboh, Minggu, 23 November 2025.
Akibatnya, akses warga pada lima kampung harus terputus. Kampung-kampung itu diantaranya Kulina, Dalung, Cilagong, Cikaduen, dan Jasinga.
“Ribuan KK terdampak putusnya jembatan itu. Mereka harus memutar jauh jika ingin beraktivitas,” kata salah seorang warga, Yayat.
BACA JUGA: Honda Banten Soroti Kebiasaan Buruk Bikers, Sering Hilang Fokus hingga Akhirnya……..
Yayat menyebut robohnya jembatan itu diakibatkan oleh tingginya intensitas hujan yang mengguyur wilayah tersebut pada Sabtu, 22 November 2025.
Tak sampai di situ, ia juga menyebut bahwa kondisi jembatan sudah sangat tua serta kondisi tanahnya sangat labil.
“Dari jam satu hujan besar terus, tanah juga labil. Pasangan batunya cuma nempel, begitu kena arus kencang langsung longsor dan jembatan ambruk,” ujarnya.
BACA JUGA: Derby London Utara Arsenal vs Tottenham Hotspur, The Gunners Tampil Tanpa Pemain Andalan
Yayat mengatakan jembatan itu jadi akses utama warga yang hendak ke pasar maupun ke sekolah.
Warga saat ini terpaksa memutar jauh lewat jalur alternatif yang kondisinya pun rusak berat.
“Sudah tiga kali dibetulkan, tapi tetap rubuh. Kami butuh jembatan pakai tiang, bukan cuma ditahan batu seperti dam. Itu tidak berfungsi,” tandasnya. ***
















