BANTENRAYA.COM – Dua beasiswa internasional bergengsi, International Peace Scholarship (IPS) dan Chevening Scholarship menjadi wadah lahirnya pemimpin global.
Keduanya berperan penting dalam memperkuat perdamaian dunia melalui pendidikan dan kepemimpinan lintas negara.
Dalam dunia yang semakin terhubung, pendidikan menjadi alat strategis untuk memperkuat pemahaman antarbangsa dan program beasiswa jangan berperan penting.
BACA JUGA: Sisir Parkiran RSUD Banten, Samsat Kota Serang Dapati Kendaraan Pegawai dan Plat Merah Nunggak Pajak
Dua program beasiswa internasional ternama itu adalah International Peace Scholarship (IPS) dari P.E.O. dan Chevening Scholarship dari Pemerintah Inggris yang hadir untuk membangun generasi pemimpin yang berwawasan global dan berjiwa damai.
IPS berdiri pada tahun 1949 berkat visi Franc Roads Elliott, yang percaya bahwa pendidikan perempuan dapat menjadi jembatan perdamaian antarnegara.
Melalui IPS, perempuan dari berbagai negara diberi kesempatan menempuh pendidikan pascasarjana di Amerika Serikat dan Kanada serta menjadi agen perubahan di komunitas mereka.
BACA JUGA: Mobil Elit Bayar Pajak Sulit, Petugas Samsat Kota Serang Ciduk Mobil Mercy yang Nunggak
Sementara itu, Chevening Scholarship, yang didanai oleh Foreign, Commonwealth & Development Office (FCDO), menawarkan kesempatan bagi calon pemimpin dari seluruh dunia untuk menempuh pendidikan magister (S2) di universitas-universitas ternama di Inggris.
Program ini menekankan pentingnya kepemimpinan, jaringan global, dan kontribusi sosial pasca studi.
Beasiswa ini terbuka untuk warga negara Indonesia yang memiliki pengalaman kerja minimal dua tahun.
Chevening menanggung biaya kuliah penuh, biaya hidup, tiket pesawat pulang-pergi, uang saku kedatangan, hingga biaya visa.
Dengan cakupan selengkap itu, penerima dapat fokus sepenuhnya pada pendidikan dan pengembangan diri.
Meskipun berbeda sasaran, IPS berfokus pada pemberdayaan perempuan, sementara Chevening pada kepemimpinan lintas sektor, keduanya memiliki tujuan yang sama, yaitu membangun perdamaian global melalui pendidikan dan kolaborasi.
Pendidikan dianggap sebagai investasi jangka panjang untuk mencetak individu yang berpikiran terbuka dan toleran.
So, kalau kamu perempuan Indonesia dan konsen pada isu perdamaian, kamu bisa coba beasiswa ini. ***














