BANTENRAYA.COM – Sosok guru SMAN 1 Cimarga kini menjadi pusat perhatian publik, dampak dari aksi mogok ratusan siswa di sekolah tersebut pada 13-14 Oktober 2025.
Sosok tersebut adalah Novi Ika Susanti, seorang guru SMAN 1 Cimarga yang sempat memberikan keterangan kepada wartawan saat aksi mogok sekolah berjalan.
Dalam pernyataannya, Novi memberikan keterangan terkait sikap Kepala SMAN 1 Cimarga Dini Pitria yang dinilainya sebagai sosok yang tempramen.
BACA JUGA: 10 Prodi SNBP Undip 2025 yang Sepi Peminat, Peluang Lolos Makin Besar
Diketahui, aksi mogok sekolah ratusan siswa tersebut merupakan dampak dari dugaan kekerasan yang dilakukan kepala sekolah pada 10 Oktober 2025.
Saat itu, sang kepala sekolah diduga menegur dan menampar siswanya yang kepergok merokok di lingkungan sekolah.
Kepada wartawan, Novi mengungkapkan jika Dini merupakan sosok yang tempramen dan mudah marah hingga meluap-luap.
BACA JUGA: Spoiler Typhoon Family Episode 3 Sub Indo: Usaha Tae Poong Lindungi Perusahaan
“Ibu kepala memang baru pertama jadi kepala sekolah di sini ya, memang kalau melihat dari sifatnya yang tadi dijelaskan ya, memang agak tempramen ya,” ujarnya.
“Sering marah ya, jadi marahnya itu sering meluap-luap, tapi kalau main tangan main pukul memang baru sekarang, baru kemarin,” ucapnya.
Tak hanya sampai di situ, Ia juga mengungkapkan dengan perilaku tersebut banyak yang merasa kecewa dengan Dini yang sudah kurang lebih memimpin SMAN 1 Cimarga.
“Juga memang banyak yang kecewa juga dengan perilaku, bapak bisa lihat di video anak-anak yang beredar, kata anak-anak ibu ini bukan sekali dua kali, kalau memang dari bicara nada tinggi itu bukan sekali dua kali,” ungkapnya.













