BANTENRAYA.COM – Beberapa waktu lalu telah terjadi insiden kekerasan yang menimpa jemaah Habib Bahar Bin Smit Rida yang juga sekaligus anggota Banser Kota Tangerang.
Insiden kekerasan yang menimpa anggota Banser tersebut terjadi pada pengajian Habib Bahar Bin Smit pada Minggu, 21 September 2025 lalu.
Rida saat itu diduga dikeroyok oleh sejumlah pengawal Habib Bahar hingga terkapar.
BACA JUGA: Raden Dewi Minta Pegawai Pemkab Pandeglang yang Baru Dilantik Tidak Hanya Isi Absen Lalu Pulang
Dengan adanya tindakan kekerasan tersebut, Rida terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Tangerang pada 21 September 2025.
Atas kejadian itu, Kepala Satuan Koordinasi Wilayah (Kasatkorwil) Banser Provinsi Banten Sukiman mengambil langkah tegas dan mengeutuk keras peristiwa tersebut.
“Mengutuk keras atas persekusi terhadap sahabat kami Rida, anggota Kota Tangerang,” ujarnya pada Senin, 29 September 2025.
BACA JUGA: Wujudkan Visi Misi Kota Serang Bagus, Budi-Agis Bakal Sulap Royal Jadi Mirip Braga
Lebih lanjut, Banser Banten juga mendesak kepada Aparat Kepolisian untuk bertindak dengan cepat atas kejadian dugaan pengeroyokan.
“Meminta kepada aparat Kepolisian untuk mengusut secara tuntas dan cepat,” tegas Sukiman.
Dirinya juga meminta kepada para anggota agar tetap selalu menjunjung tinggi hukum serta tidak menggunakan kekerasan dengan dalih apapun.
“Menginstruksikan kepada seluruh Anggota Banser se-Provinsi Banten untuk tidak terprovokasi dan tidak melakukan tidak melawan hukum,” lanjutnya.
Terakhir, Ia meminta kepada seluruh kader untuk menjaga kondusifitas dan satu komando.
“Seluruh kader se-Provinsi Banten untuk menjaga kondusifitas dan satu komando,” tutupnya. ***















