BANTENRAYA.COM – Dari 3 pendaftar, Yoka Desthuraka terpilih menjadi kandidat terkuat menjadi calon Direktur Utama (Dirut) Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Cilegon Mandiri (BPRS CM).
Proses seleksi calon Dirut BPRS CM Cilegon akan segera berakhir, Pemerintah Kota Cilegon telah memilih satu nama dari 3 pendaftar yang telah mengikuti beberapa proses seleksi.
Satu nama yang telah terpilih kandidat BPRS CM Cilegon tersebut yaitu Yoka Desthuraka, yang memiliki riwayat karir pada dunia per bank-an selama 10 tahun, dan menjabat sebagai Direktur di perusahaan pribadinya.
Sekretaris Daerah Pemkot Cilegon Maman Mauludin mengatakan, pihaknya telah memilih satu nama untuk dapat diajukan kepada ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yaitu Yoka Desthuraka untuk BPRS CM.
“Sudah terpilih satu nama Pak Yoka yang bakal di ajukan OJK. Yang milih itu dari Pak Wali, semua keputusannya dari Pak Wali,” kata Maman kepada Banten Raya saat ditemui di kantor Walikota Cilegon, Rabu 10 September 2025.
Ia berharap, BPRS CM kedepannya dapat segera pulih kondisinya dan berkembang menjadi lebih baik lagi.
“Yang pasti Dirut yang terpilih nanti bisa memulihkan kondisi BPRS CM saat ini dan BPRS CM dapat lebih maju,” harapnya.
Sementara itu, Anggota Pansel Calon Direksi BPRS CM Syaiful Bahri mengungkapkan, yang mengajukan kepada OJK nanti yaitu pihak dari BPRS CM nya.
Thom Haye dan Reijnders Berpeluang Debut di Super League saat Melawan Bajul Ijo
“Kami sebagai pansel hanya mendapatkan informasi, berita acara juga sudah ditandatangani dan dikirim ke BPRS CM untuk dapat diajukan ke OJK,” ungkapnya.
Menurutnya, dari ketiga pendaftar calon Dirut BPRS CM tersebut, Yoka Desthuraka telah meraih nilai tertinggi pada tahapan seleksi sebelumnya.
“Pak Wali sudah memilih dari 3 calon dirut itu, beliau (Yoka) juga nilainya yang tertinggi dari 2 peserta yang lain,” terangnya.
Jika hasil dari pihak OJK telah dikeluarkan, maka Pemkot Cilegon dapat melakukan Surat Keputusan (SK) Walikota Cilegon sebagai penetapan resminya.
“Nanti setelah dari OJK itu baru akan di SK kan, prosesnya ini belum final,” pungkasnya. (***)














