BANTENRAYA.COM – Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Lili Romli berharap pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Banten Andra Soni dan Dimyati Natakusumah yang diusung oleh Partai Gerindra dan PKS tidak pecah kongsi di tengah jalan.
Lili meminta Andra dan Dimyati tidak meniru Walikota dan Wakil Walikota Cilegon Helldy Agustian dan Sanuji Pentamarta yang juga diusung Partai Gerindra dan PKS namun pecah kongsi di tengah jalan.
Menurut Lili, pecah kongsi di tengah jalan hanya akan merugikan masyarakat.
Baca Juga: Telan Anggaran Rp1,7 Miliar, Gedung MUI Kota Cilegon Bakal Diresmikan 17 Februari 2025
Hal itu disampaikan oleh Lili Romli saat menjadi pembicara diskusi Dialog Publik “Berjuang Tiada Akhir untuk Banten Maju Menuju Indonesia Emas” yang merupakan rangkaian HUT Ke-17 Partai Gerindra di gedung DPD Partai Gerindra Provinsi Banten di Jalan Raya Serang-Pandeglang, Rabu (12/2/2025).
Lili menyatakan, bila kepala daerah dan wakil kepala daerah pecah jalan, maka bawahan mereka yaitu para aparatur sipil negara akan juga terbelah dua.
Bila ini sudah terjadi, maka aparatur yang berada di kubu kepala daerah tidak akan mau menjalankan program kerja yang diperintahkan oleh wakil kepala daerah.
Baca Juga: Santap Makanan Ringan dari Orang Misterius, 39 Pelajar SD di Lebak Keracunan
Sebaliknya, pendukung wakil kepala daerah juga akan melakukan hal yang sama, tidak akan mendukung program kerja yang diperintahkan oleh kepala daerah.
Bila ini yang terjadi, maka akan ada banyak program kerja yang sebelumnya diperuntukkan bagi kepentingan masyarakat malah terkendala bahkan tidak berjalan dengan adanya konflik di antara kepala daerah dan wakil kepala daerah beserta dengan para pendukung mereka di bawah. Akhirnya rakyatlah yang dirugikan dengan terjadinya pecah kongsi tersebut.
Karena itu, Lili berharap Andra dan Dimyati bisa terus kompak selama memimpin Banten 5 tahun yang akan datang.
Sebab hanya dengan cara itulah maka semua program kerja janji kampanye yang sudah disampaikan Andra dan Dimyati kepada masyarakat akan bisa direalisasikan.
Baca Juga: Begini Klarifikasi PT Wika Terkait Tuduhan Tol Serpan jadi Penyebab Banjir di Desa Cisangu
Lili mengatakan, masyarakat Provinsi Banten adalah pendukung garis keras Prabowo Subianto. Karena alasan ini, Prabowo selalu menang di Banten ketika Pilpres.
Karena itu, sebagai kompensasi atas dukungan kepada Prabowo itu, maka Andra Soni harus bisa membalas dukungan masyarakat itu dengan mewujudkan program kerja yang mengarah pada perbaikan dan kesejahteraan masyarakat Banten.
Dia juga yakin, gerakan “tidak korupsi” yang digaungkan oleh Andra Soni akan mendapatkan dukungan luas dari masyarakat. Sebab selama ini masyarakat sudah bosan karena banyak dari pejabat di Provinsi Banten yang terjerat kasus korupsi.
Baca Juga: Hendak Cari Kelapa, Seorang Pemuda Dilaporkan Hilang di Gunung Pulosari
Menurut Lili, daerah di Banten yang harus banyak mendapatkan perhatian Andra dan Dimyati adalah tiga daerah yang hingga saat ini masih tertinggal bila dibandingkan daerah lain di Banten. Ketiganya adalah Kabupaten Serang, Kabupaten Pandeglang, dan Kabupaten Lebak.
Lili sendiri yang berasal dari Kabupaten Serang sering mendapat olokan yang menyebut bahwa dia berasal dari jabodetabek.
Namun, sebutan jabodetabek bukan mengacu pada Jakarta Bogor Depok Tangerang dan Bekasi yang merupakan daerah-daerah maju, melainkan akronim dari jalma, kebo, tai, dan bebek.
Baca Juga: Hendak Cari Kelapa, Seorang Pemuda Dilaporkan Hilang di Gunung Pulosari
Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI) Adi Prayitno mengatakan, kemenangan Andra Soni di Pilkada Provinsi Banten karena ada efek Prabowo. Apalagi, Prabowo memberikan testimoni untuk Andra Soni sehingga semua pendukung Prabowo mengikuti apa yang dia instruksikan.
Pada pilkada 2024 lalu, hanya ada dua calon kepala daerah yang mendapatkan testimoni dukungan dari Prabowo, salah satunya Andra Soni.
“Karena ada instruksi Prabowo,” katanya.
Baca Juga: Dishub Kabupaten Tangerang Gelar Bimtek, Ajak Pelajar jadi Pelopor Keselamatan Lalu Lintas
Karena itu, dia memperkirakan akan ada banyak bantuan dari pemerintah pusat ke daerah Banten, karena Banten adalah semacam daerah pertaruhan citra Prabowo. Dengan bantuan ini diharapkan akan bisa menjadikan Provinsi Banten lebih baik lagi ke depan.
“Saya membayangkan akan ada hujan deras APBN di Banten,” katanya. ***

















