BANTENRAYA.COM – Warga lingkungan Weri RT 003 RW 002 Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon mengalami penyakit misterius usai pulang mancing di waduk Krenceng.
Hal itu dialami oleh Afendi pria berusia 27 tahun selama lima bulan ini dengan kondisi tubuh yang terkena penyakit misterius.
Afendi mengatakan, awal mula mengalami penyakit tersebut karena mancing bersama teman-teman di Waduk Krenceng lima bulan yang lalu.
“Dari pulang mancing itu lehernya mulai gatal-gatal, demam juga, tapi makin lama ada benjolan yang ada airnya di leher,” kata Afendi kepada Banten Raya saat ditemui di rumahnya, Rabu, 18 Desember 2024.
Kata dia, dirinya dan keluarga mengira seperti penyakit cacar air, namun tak kunjung membaik selama lima bulan ini.
Baca Juga: Netflix dan Spotify Bakal Dikenakan PPN 12 Persen Mulai Januari 2025, Berlangganan Makin Mahal?
Kondisi tubuh Afendi saat ini seperti luka bakar, bintik yang berair, dan berakar.
“Awalnya ngira ini sakit biasa kaya cacar air, tapi sudah dibawa ke puskesmas, klinik, rumah sakit juga belum ada perubahan. Dari berobat itu, dibilangnya herpes tapi makin lama berakar seperti ini. Suka gatal juga,” ucapnya.
Ia mengaku, selama diberikan obat oleh Fasilitas kesehatan tidak merasa cocok dan mengalami hal yang serupa setiap hari.
Efek penyakit tersebut, dirinya tidak dapat menengok kanan kiri.
“Dikasih obat selama konsultasi ke dokter juga tapi tidak cocok, nyerinya emang hilang tapi rasa gatalnya masih ada. Malah jadi gemuk ke pipi,” ujarnya.
Baca Juga: Dekatkan Layanan Perbankan Saat Nataru, BRI Optimalkan 1 Juta Agen BRILink
Afendi mengungkapkan, saat ini dirinya diharuskan untuk melakukan operasi di salah satu rumah sakit yang ada di Jakarta RS Cipto Mangunkusumo, karena rumah sakit di Kota Cilegon maupun Kota Serang tak dapat menangani penyakitnya.
“Selama ini berobat pakai BPJS, cuma kalau berobat ke Jakarta agak sulit soalnya harus ada biaya yang lebih, kita keterbatasan ekonomi. Tapi karena ada rujukan dari rumah sakit di Serang ini diharuskan ke RS Cipto,” ungkapnya.
Pengobatan Afendy tersebut, dibantu oleh pihak warga setempat sampai proses untuk pengobatan ke RS Cipto Mangunkusumo.
“Alhamdulillah dari warga di lingkungan ada yang mau bantu, ada biaya yang ditanggung dari pak RT dan pak RW, kemarin ada dari Kecamatan Citangkil juga datang,” ujarnya.
Sementara itu, Ibu Afendy Sunenti berharap anaknya dapat segera dapat ditangani penyakit misterius tersebut dan kembali beraktifitas secara normal.
Baca Juga: Profil Hasbi Jayabaya Bupati Lebak Terpilih 2024, Berhasil Pertahankan Warisan Ayahnya
“Kita juga awal kiranya itu penyakit cacar air tapi kata dokter herpes, tapi sekarang berakar seperti itu. Kita juga berobat pakai BPJS kalau di luar itu kita belum ada dananya. Semoga dapat segera sembuh ini penyakitnya setelah ke RS Cipto Mangunkusumo,” harapnya.***


















