BANTENRAYA.COM – Pemkot Cilegon melalui Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah (Dinkop UKM) Kota Cilegon telah melakukan inovasi baru mudahkan belanja UMKM memakai aplikasi Pusat Belanja Khas Cilegon (Pujasagon).
Kepala Dinkop UKM Kota Cilegon Didin S Maulana mengatakan, untuk memudahkan masyarakat Kota Cilegon dalam melakukan belanja secara online melalui aplikasi Pujasagon hasil inovasi Pemkot Cilegon melalui Dinkop UKM Cilegon.
“Aplikasi Pujasagon ini sebagai salah satu upaya dari Pemkot Cilegon dalam memfasilitasi UMKM Kota Cilegon dengan aplikasi itu,” kata Didin kepada Banten Raya, Jumat (6/12).
Baca Juga: Diduga Alami Kelainan Jiwa, Pria di Kecamatan Bandung Ditemukan Tewas Gantung Diri
Ia mengungkapkan, proses pembuatan dan update aplikasi Pujasagon tersebut, Pemkot bekerjasama dengan Diskominfo Cilegon dan beberapa stakeholder terkait lainnya.
Aplikasi Pujasagon tersebut sudah dapat digunakan oleh masyarakat Kota Cilegon mulai dari Kamis 5 Desember 2024 dan dapat didownload di playstore maupun appstore.
“Kita bekerjasama dengan Kominfo dan pihak terkait lainnya untuk aplikasi Pujasagon ini. Aplikasi Pujasagon ini sudah bisa dipakai oleh masyarakat ya, download sekarang juga,” ungkapnya.
Baca Juga: Yakin Tidak Tertarik? Info Magang untuk Lulusan SMA, Penempatan Kota Bandung dan Sekitarnya
Kata dia, para pelaku UMKM di Kota Cilegon dapat memasarkan produknya dengan mudah melalui aplikasi Pujasagon tersebut.
Terdapat berbagai macam UMKM di aplikasi Pujasagon tersebut untuk dapat memudahkan masyarakat dalam melakukan pembelian dan transaksi secara digital.
“Aplikasi Pujasagon ini ada updatenya ya, kalau dulu ada gambar, nomor telepon, baru dikirim. Kalau sekarang sudah berbasis Digital lengkap, banyak macam UMKM nya di aplikasi Pujasagon itu,” katanya.
Baca Juga: Hadapi Libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025, Dispar Provinsi Banten Siaga Wisata
Menurutnya, Pemkot dan Dinkop UKM sudah mempersiapkan konsep aplikasi Pujasagon tersebut secara matang sebelum dapat dipublikasikan ke masyarakat.
“Pujasagon memang sudah ada dari dulu dan ini versi update lebih bagus, karena waktu itu tidak ada pengelolanya, makanya kalau yang sekarang kita siapkan pengelola kontennya secara khusus,” ujarnya.***


















