BANTENRAYA.COM – Calon Walikota Cilegon Nomor Urut 2 Helldy Agustian dengan meyakinkan menjawab semua keraguan pengelolaan keuangan.
Dirinya bahkan membantah jika pengelolaan keuangan dimasa kepemimpinannya dinilai tidak baik.
Ia menegaskan, jika semua yang dilakukan era kepemimpinannya lebih baik dibandingkan sebelumnya secara pendapatan.
Baca Juga: Disegel Menteri Lingkungan Hidup, Komisi IV DPRD Kabupaten Serang Bakal Panggil PT Indah Kiat
Di era Helldy, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Cilegon berhasil dinaikkan sejak 2016 hingga 2020. Dimana pada saat itu PAD hanya dikisaran Rp630 miliar.
Namun sejak ia menjabat, PAD Kota Cilegon berhasil merangkak naik hingga mencapai Rp710 miliar.
Untuk terus mendongkrak pendapatan, kata dia, ada beberapa poin yang sudah dilakukan.
Baca Juga: Musim Pancaroba, Pemprov Banten Imbau Masyarakat Untuk Waspada Bencana
“Kami punya BUMD (Badan Usaha Milik Daerah), seperti PT PCM (Pelabuhan Cileogn Mandiri), saat ini keuntungannya sudah lebih dari Rp30 miliar dari biasanya Rp15 miliar,” katanya, Senin 12 November 2024.
Helldy juga menegaskan, melalui Perumda PDAM Cilegon Mandiri berhasil menghemat anggaran belanja karena membeli produk minuman kemasan milik PDAM Cilegon Mandiri yakni Ci-Legon.
“Setelah kami hitung, ada selisih sebesar Rp16.000 per kemasan sehingga kami melakukan penghematan buat air minum saja bisa sampai Rp3 miliar,” ucapnya.
Baca Juga: Diakui Turun tapi Masih Ada 12.414 Warga Cilegon Jadi Pengangguran
Helldy juga dengan berani, memberlakukan kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) khususnya di kawasan industri.
Tentunya akan membawa manfaat bagi kesejahteraan masyarakat melalaui program dari pendapatan yang meningkat.
“PBB di industri selama ini kecil. Ada yang di bawah Rp1 juta sampai Rp1,5 juta. Maka kita naikkan standarisasi menjadi Rp2,1 juta,” pungkasnya.***
















