BANTENRAYA.COM – Penjabat Sementara (Pjs) Wali Kota Cilegon Nana Supiana terus mengkampanyekan agar ASN netral pada Pilkada.
Termasuk juga tenaga Pendidikan baik guru dan kepala sekolah yang ada satuan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Cilegon.
Menurut Nana, profesionalisme ASN terutama untuk netral dalam Pilkada menjadi penting. Terutama pada pendidik.
Diketahui, saat ini sudah ada sejumlah ASN terutama pejabat struktural yang dilaporkan soal netralitas, sehingga diharapkan para guru dan kepala sekolah bisa menjaga netralitas.
Nana Supiana menjelaskan, ASN menjadi bagian dari pelayanan masyarakat, meski memiliki hak politik. Namun, tidak boleh diekspresikan kepada orang lain, baik melalui saluran media social pribadi atau juga secara langsung.
Baca Juga: Charly Van Houten Meriahkan Kampanye Andra Soni di Kabupaten Tangerang
“Saya ingin memastikan, bahwa ASN di Kota Cilegon harus netral dan profesional dalam mengedepankan kepentingan bangsa dan negara. Selain itu, memastikan bahwa program pendidikan sebagai bagian dari pelayanan dasar harus bisa memberikan kebahagiaan bagi masyarakat Cilegon,” tegasnya, Jumat 4 Oktober 2024.
Disisi lain, Nana berpesan kepada kepala sekolah bisa terus fokus dalam metode pengembangan sekolah. Dimana salah satunya dengan pembelajaran diferensiasi atau keberagaman kemampuan dan minat siswa.
“Kami ingin potensi siswa bisa dimaksimalkan, dengan pembelajaran yang beragam,” ujarnya.
Selanjutnya, ujar Nana, para guru juga harus bisa adaptif dalam pengembangan teknologi digital, bagaimana para siswa harus paham akan penggunaannya, sehingga tidak ada penyalahgunaan.
Baca Juga: Link Live Streaming Red Sparks vs Aranmare Yamagata di KOVO Cup, Hari Ini Jumat 4 Oktober 2024
“Tantangan dunia pendidikan saat ini sangat berat, terutama dengan perkembangan teknologi digital yang telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Para kepala sekolah dan guru harus membantu siswa memahami teknologi dengan bijak, agar tidak disalahgunakan,” pungkasnya. (***)
















