BANTENRAYA.COM – Badan Pengawas Pemilu atau Bawaslu menertibkan alat peraga sosial atau APS tiga pasangan calon atau Paslon Walikota dan Wakil Walikota yang marak di Kota Serang.
Penertiban APS ini karena ketiga bakal pasangan calon atau Bapaslon telah resmi ditetapkan menjadi Paslon Walikota dan Wakil Walikota Serang.
Pantauan di lokasi penertiban berkolaborasi dengan Panwaslu Kecamatan, PKD, Satpol PP Kota Serang, Dishub Kota Serang, dah DLH Kota Serang.
Ketua Divisi Fierly Murdlyat Mabrurri mengatakan, penertiban alat peraga sosial atau APS diturunkan, karena ketiga bakal pasangan calon atau Bapaslon Walikota dan Wakil Walikota sejak 22 September 2024 sudah sah menjadi pasangan calon atau Paslon Walikota dan Wakil Walikota.
“Kalau sudah menjadi pasangan calon, berarti status hukumnya itu bisa diterapkan regulasi soal pelanggaran,” ujar Fierly, kepada Bantenraya.com.
Baca Juga: Pemulung Temukan Dua Koper Ganja dan Sabu di Pinggir Tol Tangerang-Merak
Lantaran telah menjadi Paslon Walikota dan Wakil Walikota, Bawaslu Kota Serang menertibkan APS tiga Bapaslon Walikota Serang dan Wakil Walikota Serang.
“Karena itu sepanjang tanggal 23 dan 24 kita melakukan apa yang disebut pengawasan penertiban alat peraga sosialisasi,” jelas dia.
Fierly menyebutkan, hasil penertiban APS hari pertama berhasil menertibkan sebanyak ribuan APS. Untuk hari kedua, Selasa 24 September 2024, pihaknya belum mendata hasil penertiban APS.
“Kemarin itu dapat 3.165 APS yang ditertibkan. Hari ini belum tahu. Nanti malam direkap dulu,” akunya.
Ia mengajak kepada tiga Bapaslon Walikota dan Wakil Walikota, untuk tidak menabrak aturan yang berlaku.
“Pada prinsipnya adalah kepada seluruh pasangan calon diimbau untuk benar-benar mentaati setiap regulasi, jangan dulu kampanye sampai benar-benar tanggal 25 September-23 November,” jelas Fierly.
Fierly juga mengingatkan kepada tiga Paslon Walikota dan Wakil Walikota untuk tidak menjadikan deklarasi kampanye damai dijadikan sebagai ajang untuk kampanye.
Baca Juga: Tandatangan Kerjasama dengan Perusahaan Jepang, Helldy Minta Industri Prioritaskan Pekerja Lokal
“Termasuk event apapun yang hari ini sedang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum bertajuk deklarasi kampanye damai, itu jangan kemudian nanti yang awalnya dari deklarasi kampanye damai, jadi kampanye. Itu yang diwanti-wanti,” pesan dia.
Ia meyakini KPU Kota Serang sudah melakukan beberapa persiapan sebelum deklarasi kampanye damai.
“Saya kira KPU sudah melakukan beberapa persiapan. Tapi juga ini soal komitmen dari pasangan calon. Nanti disuruh jangan kampanye, mereka tetap bawa massa, bawa atribut segala macam,” tuturnya.
“Apalagi hari ini mereka sudah punya nomor urut. Besar kemungkinan atribut-atribut yang mereka pasang hari ini yaitu sudah pakai nomor urut,” imbuh Fierly. ***















