BANTENRAYA.COM – Kelompok 25 Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Bina Bangsa (Uniba), secara resmi memberikan icon Desa Undar Andir, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang.
Icon yang dibuat dengan asas gotong royong bersama warga Desa Undar Andir, merupakan sebuah karya seni yang terbuat dari daur ulang sampah plastik rumahan kemudian diolah menjadi ecobrik.
Acara peresmian dihadiri oleh Dosen Pendamping Lapangan (DPL) kelompok 25 KKM Uniba Desa Undar Andir, perawakilan apparatur desa undar andir, ketua karangtaruna desa undar andir, ketua pemuda dan warga desa Undar Andir.
Baca Juga: Kualitas Bantuan Pupuk Dipersoalkan, Petani di Lebak Ancam Bakal Demo Kementan
Ratu Yustika Rini, DPL Kelompok 25 KKM Uniba Desa Undar Andir menyampaikan harapannya, semoga icon ini dapat menjadi simbol kebanggaan bagi warga desa, dan juga sebagai pengingat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan serta berharap icon ini dapat menjadi penanda bagi para pendatang.
Menurutnya, peresmian icon desa ini menjadi bukti nyata dari komitmen Uniba dalam mendukung pembangunan desa dan mengimplementasikan tri dharma perguruan tinggi, khususnya dibidang pengabdian kepada masyarakat.
“Ikon ecobrik ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan memaksimalkan pemanfaatan sampah plastik, sekaligus membuka peluang usaha baru bagi warga Desa Undar Andir,” katanya.
Baca Juga: Ada yang Sampai Tiga Periode, PKS Tempatkan Enam Wakilnya di DPRD Kota Serang
Di lokasi yang sama, Salim, Ketua Karang Taruna Desa Undar Andir menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan mahasiswa Uniba dalam mewujudkan icon desa ini.
“Alhamdulillah, kami sangat terbantu dengan adanya mahasiswa. Semoga icon ini dapat bermanfaat bagi kita semua dan mrnjadikan desa undar andir mudah diketahui oleh orang pendatang,” ujarnya.
Sementara itu, Imarananda, Ketua Pelaksana KKM Uniba menjelaskan bahwa icon echobrick ini merupakan program unggulan dari Kelompok 25 KKM Uniba Desa Undar Andir.
Baca Juga: Jalan Tol BSD Akan Alami Kenaikan Tarif dalam Waktu Dekat, Ini Rinciannya
“Ini adalah bentuk terimakasih kami atas penerimaan yang baik dari warga Desa Undar Andir selama kami melakukan kegiatan KKM di sini,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Imarananda juga melihat potensi icon echobrick ini sebagai sumber UMKM mandiri baru bagi warga desa.
“Ke depannya, kami berharap warga desa dapat memanfaatkan ecobrik ini untuk membuat berbagai kerajinan tangan yang dapat dijual dan menjadi sumber penghasilan tambahan,” ujarnya. (*)



















