BANTENRAYA.COM – Sejumlah perbankan tertarik dengan alat penemuan Niko Abdian warga Kelurahan Cibeber, Kecamatan Cibeber yang menjadi juara I nasional Inovasi Teknologi Tepat Guna (TTG) Nusantara XXV di Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).
Hal itu diungkapkan Kepala Pusat Daya Saing Desa Badan Pengembangan Informasi dan Desa Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) Yusra usai melakukan business meeting di acara TTG Nusantara.
Yusra menjelaskan, usai penyerahan penghargaan dari Mendes-PDTT Abdul Halim Iskandar maka selanjutnya ada pertemuan bisnis bersama dengan perbankkan.
Baca Juga: Makan Bergizi Gratis Butuh Anggaran Rp287.900.000, Ini Jumlah Total Siswa Penerimanya
Dimana, usai dipersentasikan Niko tentang alatnya semuanya tertarik dan siap mendanai.
“Kami memperoleh adalah saudara Niko dari Cilegon dan saat temu bisnis tadi sudah ada komunikasi intensif, setelah pemaparan lalu kemudian beberapa bank siap menidaklanjuti dan siap mendanai. Supaya bisa diproduksi secara massal,” katanya, Selasa 16 Juli 2024.
Yusra menyatakan, temuan Niko tersebut berhubungan erat dengan peningkatan kesehatan dan bisa menjadi solusi terbaik dalam hal air bersih.
Baca Juga: Cara Membuat Dadar Gulung Pandan Isi Kelapa Muda yang Manis dan Anti Ribet
“Terlebih ini temuan berhungan dengan kesahatan karena ini penemuan bisa mengubah air hujan menjadi air minum,” ujarnya.
Yusra menegaskan, nantinya dalam hal produksi, akan dilihat dahulu mana desa yang benar-benar mengalami krisis air. Namun, pastinya akan sangat dibutuhkan untuk mengataai krisis air di desa di Indonesia.
“Karena ini akan disesuaikan kebutuhan di desa. Bahwa desa kita 75.256 ribu jika meraka membutuhkan karena krisis air ini akan sangat menjadi solusi terbaik,” jelasnya.
Yusra menyatakan, setelah pertemuan bisnis tersebut maka pihaknya akan mendorong terlebih dahulu percepatan Hak Kekayaaan Inteelektual (HKI) bagi para penemu alat. Hal itu agar nantinya ada royalti yang bisa didapatkan.
“Setelah 2024 sedang berencana 2025 TTG. TApi sebelum itu akan didorong percepatan Hak Cipta dan HKI bagi penemu teknologi. Jika diproduksi secara massal maka akan ada royalti,” jelasnya.
Sementara itu, Walikota Cilegon Helldy Agustian mengungkapkan, hal tersebut tentu menjadi kabar baik untuk Kota Cilegon. Dimana, hasil penemuan warga membuat tertarik perbankan.
Baca Juga: Harga Tiket Nonton Film Harta Tahta Boru Ni Raja Hari ini di Bioskop Jakarta, Tarif Mulai Rp35 Ribu
“Ini bagus. Kami sangat gembira dengan kabar tersebut. Semoga ini bisa ditindaklanjuti,” ungkapnya.
Helldy mengatakan, pihaknya akan terus komitmen untuk mengembangkan inovasi dari para inovator di Kota Cilegon. Sebab, ada banyak potensi yang bisa terus dikembangkan.
“Tidak hanya ini saja. Kami harap kedepan ada alat yang bisa sampai ke internasional,” pungkasnya. ***
















