BANTENRAYA.COM – Program makan bergizi gratis yang Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon pada Agustus mendatang bakal melibatkan industri.
Dimana rencana, program tersebut akan diberikan kepada 11.516 siswa di 23 sekolah.
Anggaran yang dibutuhkan sendiri yakni sebesar Rp287.900.000 yang akan didanai dari industri.
Baca Juga: Cara Membuat Dadar Gulung Pandan Isi Kelapa Muda yang Manis dan Anti Ribet
Walikota Cilegon Helldy Agustian menjelaskan, program sudah dimatangkan untuk teknisnya.
Dimana, tentu akan melibatkan industri untuk mendukung program makan bergizi gratis tersebut.
“Sudah dimatangkan semua konsepnya sudah siap. Tentu saja akan melibatkan industri untuk mendukungnya,” katanya, Selasa 16 Juli 2024.
Uji coba sendiri, jelas Helldy, akan direncanakan pada pertangahan Agustus. Direncanakan, dalam proses uji coba juga akan langsung ditinjau Presiden RI Joko Widodo.
“Kami harap semuanya bisa siap. Termasuk juga Insya Allah Pak Presdien akan meninjau langsung,” jelasnya.
Disisi lain, papar Helldy, persiapan matang itu juga akan terus dikoordinasikan dengan dinas teknis seperti Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cilegon.
Baca Juga: Harga Tiket Nonton Film Harta Tahta Boru Ni Raja Hari ini di Bioskop Jakarta, Tarif Mulai Rp35 Ribu
“Dindik dan Dinkes bakal terus berkoordinasi secara aktif. Kami ingin semuanya bisa sesuai target,” jelasnya.
Sebelumnya, Plh Asisten Daerah (Asda) II Sekretariat Daerah (Setda) Kota Cilegon Ahmad Aziz Setia Ade Putra mengungkapkan, anggaran sendiri nantinya akan melibatkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan. Dimana, pada Kamis 18 Juli nanti akan diundang sebanyak 7 industri untuk rencana kegiatan pilot project.
“Kami estimasi sekitar Rp25 ribu per siswa rencananya untuk 23 sekolah baik SD dan SMP, dengan estimasi sebesar Rp287.900.000 untuk 11.516 siswa,” ungkapnya.
Aziz menjelaskan, untuk standar gizi Dinkes Kota Cilegon akan mengecek secara langsung, termasuk menu untuk siswa.
“Itu kami serahkan ke Dinkes Cilegon untuk standar gizi dan menu. Kalau susu nanti akan ada dari anggaran pusat,” jelasnya.
Kedepannya, papar Aziz, anggaran makan bergizi sendiri akan dikelola dari dana Bos (Biaya Operasional Sekolah), sehingga sekolah bisa melaksanakannya masing-masing.
Baca Juga: Gerindra PKS Usung Budi-Agis Maju di Pilkada Kota Serang 2024
“Kalau nanti saat pelaksanaan anggaran akan ada dari Bos masing-masing,” pungkasnya. ***
















