BANTENRAYA.COM – Diduga sopir mengantuk saat berkendara, truk molen mengalami kecelakaan tunggal dan menimpa rumah warga di Jalan Cikoak, Kelurahan Cilowong, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, Kamis 11 Juli 2024.
Akibat kecelakaan tersebut 4 penghuni rumah yang tengah tertidur terluka dan dilarikan ke rumah sakit dr Drajat Prawiranegara.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Banten Raya, kecelakaan truk molen berisi material coran jalan itu terjadi sekitar pukul 04.00 WIB.
Baca Juga: Patroli Malam Sukses, Polres Cilegon Gagalkan Tawuran Anggota Geng Motor
Sebelum mengalami kecelakaan tunggal, truk molen itu diketahui melaju dari arah Gunungsari menuju Mancak, Kabupaten Serang.
Diduga sopir truk tengah mengantuk dan memaksakan diri mengemudi, hingga tidak bisa mengendalikan mobilnya, dan jatuh terbalik menimpa rumah milik warga. Pada saat kejadian, pemilik rumah dan anak-anaknya tengah tertidur.
Kerabat korban Risky mengatakan jika rumah yang Badriah dan tiga anaknya hancur tertimpa truk molen.
Pada saat kejadian, ibu dan ketiga anaknya itu tengah tertidur di kamar, dan tertimpa puing tembok yang hancur.
“Ada empat orang, lagi tidur di kamar,” katanya kepada awak media.
Risky menjelaskan satu keluarga korban puin tembok itu sudah dibawa ke Rumah Sakit dr Drajat Prawiranegara.
Namun untuk kondisi para korban belum diketahui, karena masih dalam penanganan rumah sakit.
“Untuk kondisi lagi diperiksa di rumah sakit. Kalau parah enggak lah. Mudah mudahan enggak. Anaknya umur 1 tahun 7 bulan terus ibunya umur 28 tahun, terus yang 11 tahun sama 8 tahun (korban-red),” jelasnya.
Sementara itu, Kasubnit Gakkum, Satlantas Polresta Serang Kota, Ipda Achmad Adi Ardiyanto mengatakan dari keterangan saksi-saksi di lokasi, peristiwa kecelakaan itu terjadi sekira pukul 04.00 WIB.
Baca Juga: REI Banten Dorong Pemkot Serang Segera Terbitkan BPHTB Nol Persen
Sebelum terlibat kecelakaan, truk diketahui melaju dari arah Gunungsari menuju Mancak
“Tiba di tempat kejadian kendaraan jatuh ke sebelah kiri menimpa rumah” katanya.
Adi menjelaskan, untuk saat ini penyebab kecelakaan diduga sopir truk dalam kondisi mengantuk saat berkendara.
Baca Juga: PPDB SMA SMK Dipelosok Banten Sepi Peminat, Kursi Kosong Bebas Diisi Siswa Baru Tanpa Tes
Beruntung dalam kecelakaan itu tidak ada korban jiwa, hanya korban luka yaitu pemilik rumah.
“Sopirnya mengantuk dan mengalami microsleep atau tidur singkat saat berkendara,” ujarnya.
Adi menerangkan, dalam kecelakaan tersebut pihaknya mengkalim hanya ada seorang warga yang berada di rumah mengalami luka-luka. Korban telah dibawa ke RSUD dr Dradjat Prawiranegara di Kota Serang.
Baca Juga: Tak Bayar Pajak, Perusahaan Penyuplai Tanah Uruk Tol Serang-Panimbang di Pandeglang Disegel
“Korbannya cuma satu orang, alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Korban luka-luka tadi telah dibawa ke rumah sakit, informasinya sudah dibawa pulang,” terangnya.
Adi menambahkan jika kendaraan yang mengalami kecelakaan telah berhasil dievakuasi. Proses evakuasi sendiri melibatkan pihak swasta dengan menggunakan crane.
“Sudah dievakuasi, menggunakan crane mereka sendiri,” tambahnya.***















