BANTENRAYA.COM– Sungguh ironis dan menghawatirkan seorang petani, Jahudin kelahiran tahun 1963, warga kampung Lebak Peutey, RT/RW 02/06, Desa Sawarna Kecamatan Bayah alami tumor ganas di mukanya. Kondisi tersebut sudah berlangsung sejak tahun 2023.
Akibat, terkendala biaya keluarga tidak bisa melakukan operasi di rumah sakit besar sehingga kondisi Jahaudin semakin parah.
Istri Jahaudin, Nunung mengatakan, awal mulanya Jahudin merasa ada yang aneh di hidungnya seperti ada daging kecil kemudian membengkak ke arah matanya.
Baca Juga: Jadi Lawan Terberat Airin di Pilgub Banten, Arief-Dimyati akan Jadi Kutub Baru
“Udah hampir setahun suami saya begini udah berobat tadinya di rumah sakit Sekarwangi, Sukabumi, dan RS Bunut selama hampir 2 bulan terus disarankan untuk dirujuk ke rumah sakit Hasan Sadikin Bandung,” kata dia kepada Bantenraya.com, Minggu 9 Juni 2024.
“Namun di rumah sakit itu cuman diperiksa saja, belum dilakukan tindakan, sehingga kondisinya sekarang makin parah, sudah sebelah mukanya di tumbuhi tumor tersebut bahkan sudah sampai mulut,” sambungnya.
Ia mengungkapkan, saat di rumah sakit Bandung, ada yang membantu dari yayasan. Namun, tidak cukup untuk melakukan operasi di rumah sakit besar dan memenuhi kebutuhan saat perawatan.
Baca Juga: Gua Jepang Terbengkalai di Kecamatan Pulomerak, Kini jadi Sarang Konten Misteri dan Nomor Buntut
“Waktu itu tinggal di rumah singgah selama satu bulan setengah, kami memang terkendala keuangan untuk melakukan operasi langsung ke rumah sakit besar,” ucapnya.
“Soalnya, penanganannya harus di rumah sakit yang besar. Tapi saya tidak ada biaya, ini pun berobat bantu anak dan saudara,” sambungnya sambil menangis.
Sementara itu, mantan Kepala Desa Bayah, Erwin membenarkan bahwa Jahudin mengalami tumor ganas.
Baca Juga: Diduga Aniaya Karyawan Bank, Bacaleg DPRD Lebak Ini Dilaporkan ke Polisi
“Betul, sekarang semakin parah, dan memerlukan bantuan. Sebetulnya, Jahaudin punya Kartu Indonesia Sehat (KIS), cuman terkendala proses pengurusan,” ucapnya.
Ia menjelaskan, proses pengklaiman dilakukan melalui puskesmas dan RSUD di Lebak.
“Masih aktif, cuman prosesnya panjang sepertinya tidak bisa di tangani oleh RSUD Malingping, harus RSUD besar seperti Cipto atau RS Hasan Sadikin,” ujarnya.
Baca Juga: Tragis! Diduga Ditolak Bercinta, Suami Tusuk Perut Istri Muda Pakai Pisau
Ditambahkannya, bantuan yang diperlukan oleh keluarga Jahaudin adalah untuk memenuhi kebutuhan saat penindakan.
“Kalau KIS, kabarnya sedang diusahakan, paling masalah kebutuhan sehari-hari ya, soalnya mereka benar-benar kelurga tidak mampu,” terang Erwin.
“Saya mengajak kepada seluruh dermawan untuk memberikan bantuan kepada keluarga Jahaudin, kalau mau membantu bisa menghubungi nomer ini atau nama Ade Mahroni nomor telepon 085310291011 atau ke
Hasan Sadeli, 081324624838,” tutupnya. ***

















