BANTEN RAYA.COM – Persita akan bertandang ke kandang Dewa United dalam laga lanjutan BRI Liga 1 yang digelar Rabu (27/3) malam. Laga ini sangat krusial sebab untuk memastikan apakah Persita bisa bertahan atau terdegradasi musim depan.
Saat ini Persita berada di peringkat 14 klasemen sementara dengan torehen 31 poin hasil 8 kali menang, 7 kali seri, 14 kali mengalami kekalahan.
Posisi Persita masih rawan sebab dua tim dibawahnya memiliki nilai sama yakni 31 poin. Di peringkat 15 ada PSS Sleman dan zona degradasi peringkat 16 ada Arema Malang. Tiga tim ini tentunya saling sikut untuk mengamankan posisi agar tidak terdegradasi.
Modal kemenangan dari Arema pada pekan sebelumnya meningkatkan mental tim asuhan Divaldo Alves. Di sisa lima laga terakhir musim ini, tentu kemenangan akan menjadi target utama Pendekar.
Namun melawan Dewa United, Persita tak bisa memainkan Javlon Guseynov dan Ichsan Kurniawan harus absen karena akumulasi kartu kuning. Sementara bek asing lainnya, Christian Rontini masih menjalani panggilan internasional bersama timnas Filipina.
Baca Juga: Full Seat, Tiket Bus dari Terminal Pakupatan Serang Tujuan Jateng dan Jatim Ludes
Praktis pemain muda seperti Charisma Fathoni dan Andrean Benyamin akan menjadi tumpuan di jantung pertahanan Persita.
Kedua tim sama-sama memainkan formasi 4-2-3-1, praktis pertarungan di lini sayap dan juga di tengah akan menjadi kunci dalam pertandingan ini.
Sementara itu dari kubu lawan, mereka juga diperkirakan tanpa sejumlah pemain andalannya. Sebut saja Ricky Kambuaya dan Egy Maulana Vikri yang tengah membela Timnas Indonesia.
Pelatih Persita Divaldo Alves mengatakan, lima laga yang dijalani timnya adalah final dan laga final pertama melawan Dewa United.
“Kami manfaatkan waktu jeda dengan berlatih memperbaiki penampilan anak-anak agar tidak ada lagi kesalahan yang merugikan tim,” ungkap dia.
Menjalani laga tandang melawan Dewa United, ia mengatakan persiapan timnya sudah matang dan dirinya optimistis mampu membawa pulang poin sebagai bekal untuk menjauh dari zona degradasi.
Baca Juga: TERUNGKAP! Motif Pembunuhan Pasutri Lansia di Kabupaten Lebak, Ternyata Cuma Masalah Ini
“Dewa merupakan tim kuat. Kami tidak boleh gegabah menghadapi mereka, Dari rekor pertemua kami masih unggul. Semoga kami mendapatkan tren yang bagus dan bisa membawa pulang poin penuh,” tegasnya.
Dalam kesempatan ini ia berharap agar pemain disiplin dan tidak membuat kesalahan yang dapat merugikan tim. Pelajaran dari laga yang pernah dijalani harus dijadikan pengalaman berharga untuk menjalani sisa musim BRI Liga 1 musim ini. (***)

















