BANTENRAYA.COM – Bangunan dinding rumah milik Emi warga Kampung Buraluk, Desa Cimoyan, Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang ambruk.
Dinding rumah yang ambruk itu disebabkan dampak gempa bumi berkekuatan 5,7 magnitudo berpusat di Bayah, Lebak, Banten dengan kedalaman 10 kilometer.
Gempa bumi yang menerjang Bayah Kabupaten Lebak membuat Kabupaten Pandeglang ikut bergetar.
Baca Juga: Eks Narapidana Kasus Asusila Berpeluang Besar Kembali Melenggang Rebut Kursi DPRD Pandeglang
Beruntung dalam kejadian itu tidak memakan korban jiwa, namun satu rumah rusak.
“Betul ada satu rumah rusak. Sudah kami tinjau,” kata Kepala Seksi Rehabilitasi Rekonstruksi Badan Penanggulangan Bencana Daerah Pemadam Kebakaran Kabupaten Pandeglang, Lilis Sulistiati, Senin 26 Februari 2024.
Kata dia, pemerintah daerah, kecamatan, desa, dan petugas kebencanaan sudah terjun ke lokasi rumah warga yang rusak pascagempa bumi.
Pemerintah juga, kata dia, menyalurkan bantuan sembako kepada korban untuk membantu kebutuhan sehari-hari.
“Sudah ditinjau. Sudah diberikan bantuan. Untuk kerusakan rumahnya kita data, dan nanti diusulkan,” ujarnya. ***

















