Jumat, 13 Maret 2026
Banten Raya
  • Daerah
  • NasionalNew
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
Banten Raya
  • Daerah
  • NasionalNew
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal
Jumat, 13 Maret 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Banten Raya
  • Daerah
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal

AKB dan AKI di Kota Serang Meroket Tajam, 2023 Ada 63 Bayi Meninggal Dunia

Harir Baldan Oleh: Harir Baldan
9 Januari 2024 | 15:34
AKB dan AKI di Kota Serang Meroket Tajam, 2023 Ada 63 Bayi Meninggal Dunia

Kepala Dinkes Kota Serang Ahmad Hasanuddin sambutan dalam acara lokakarya penyusunan rencana aksi dalam percepatan penurunan AKI-AKB, Selasa (9/1/24). Harir Baldan/Bantenraya.com

Bagikan Ke WhatsAppBagikan Ke FacebookBagikan Ke TwitterBagikan Ke Telegram

BANTENRAYA.COM – Angka kematian bayi atau AKB dan angka kematian ibu atau AKI di Kota Serang meroket tajam.

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan atau Dinkes Kota Serang tercatat AKB dan AKI selama 7 tahun terakhir meningkat drastis.

ADVERTISEMENT

Meroketnya AKB dan AKI terungkap dalam acara lokakarya penyusunan rencana aksi peran para pihak dalam percepatan penurunan AKI-AKB di Kota Serang di Ruang Rapat Bank Jabar Banten, Kota Serang, Selasa 9 Januari 2024.

Kepala Dinkes Kota Serang Ahmad Hasanuddin mengatakan, angka kematian ibu di Kota Serang mengalami peningkatan selama 7 tahun terakhir.

 Baca Juga: Jelang Piala Asia 2023, Dzenan Radoncic Kembali Jadi Asisten Pelatih Timnas Indonesia

“Dari tahun 2017 kematian ibu itu 14 orang, 2018 19 orang, 2019 21 orang, 2020 17 orang, 2021 17 orang, 2022 20 orang, dan 2023 21 orang,” kata Ahmad Hasanuddin, kepada Banten Raya.

Angka kematian bayi dari tahun 2017-2023 trennya terus meningkat, bahkan mengalami lonjakan hampir dua kali lipat di tahun 2022-2023.

BACAJUGA:

Para menteri saat mengadakan acara rakor di dermaga Eksekutif Pelabuhan Merak, Jumat 13 Maret 2026. (Uri/Banten Raya)

Kecelakaan Diklaim Makin Turun Selama Mudik Lebaran, Tahun Lalu Hanya 3 Ribu Kasus

13 Maret 2026 | 21:09
singa jawara

Festival Singa Jawara dapat Apresiasi dari Singa Jawara

13 Maret 2026 | 20:17
Capiton Foto Wakil Ketua Satgas MBG Kota Serang Yudi Suryadi ditemui di ruang kerjanya Setda lantai 2 Puspemkot Serang. (Dokumentasi Bantenraya.com)

Belum Kantongi SLHS dan IPAL, 5 SPPG di Kota Serang Disetop Sementara

13 Maret 2026 | 20:17
Plt Kepala Samsat Serang Kota saat memberikan doorprize dan hampers kepada wajib pajak. Jumat, (13/3/2026).

Samsat Serang Kota Bagi Takjil dan Hampers untuk Wajib Pajak

13 Maret 2026 | 20:02

“Untuk kematian bayi tahun 2017 27 bayi, 2018 24 bayi, 2019 27 bayi, 2020 29 bayi, 2021 13 bayi, 2022 32 bayi, dan 2023 63 bayi. Itu kematian yang ada di Kota Serang baik ibu dan juga bayi,” ucap dia.

Ahmad Hasanuddin menjelaskan, faktor melonjaknya angka kematian bayi, pertama faktor kesehatan.

 Baca Juga: Posko Pemilu 2024 Kejari Pandeglang Awasi Money Politic dan Netralitas ASN, Kejaksaan Bisa Lakukan Penuntutan Pelanggaran

“Penyebab kematiannya adalah kebanyakan bayi berat lahir rendah atau disebut BBLR,” jelasnya.

Faktor kematian bayi yang disebabkan oleh BBLR menyumbang cukup tinggi yakni 26 kasus kematian bayi.

“Berapa BBLR itu hampir 26 kematian yang disebabkan oleh BBLR. Selebihnya karena gagal pernapasan, selebihnya juga aspesia. Jadi itu faktor-faktor yang paling banyak. Aspisia gagal nafas,” ungkap Ahmad Hasanuddin.

Untuk faktor penyebab kematian ibu terkadang salah satunya karena lambat dirujuk dari fasilitas kesehatan atau faskes pertama.

 Baca Juga: 4,9 Juta Orang Gunakan Kapal Laut saat Arus Mudik Nataru, Pelabuhan di Dekat Singapura Ini Paling Sibuk

“Bisa jadi mengambil keputusan dari keluarganya untuk dirujuk, atau dioperasi barangkali lambat. Bisa jadi salah satu penyumbang kematian ibu,” tutur dia.

Melonjaknya angka kematian ibu dan bayi dipengaruhi oleh beberapa faktor lainnya.

“Pendidikan bisa jadi, kemudian anak yang ke berapa juga bisa jadi,” katanya.

Ahmad Hasanuddin mengatakan, usia angka kematian ibu tergolong masih usia produktif.

 Baca Juga: Viral Seorang Ibu Bentak Kasir Alfamart Gara-gara Produk Kadaluarsa, Konsumen: Anakku Mau Mati Jadinya

“Ibunya umur 20-35 tahun itu ada 15 yang meninggal. Kemudian Yang lebih dari 30 tahun itu 6 yang meninggal dunia,” sebut dia.

Ahmad Hasanuddin menjelaskan, usia angka kematian ibu terbanyak di usia remaja.

“Tapi alhamdulillah pendidikan SD itu cuma 4 orang yang meninggal. SMP 7 orang, SMA 7 orang dan perguruan tinggi 3 orang. Jadi memang, jadi semakin tinggi mungkin lebih mengerti,” jelas Ahmad Hasanuddin.

Untuk usia angka kematian bayi mayoritas masih balita.

 Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Jamin Pasokan 33 Juta Liter Solar untuk Pembangunan PLTU Unit 9 dan 10 di Suralaya

“Usia bayi. Ada yang baru meninggal, ada yang baru melahirkan,” ucap Ahmad Hasanuddin.

Ahmad Hasanuddin menyebutkan, dari enam kecamatan, angka kematian bayi terbanyak di Kecamatan Kasemen, yang tersebar di 16 Puskesmas se Kota Serang.

“Yang meninggal di mana saja saya sampaikan pertama angka kematian bayi di Puskesmas Kilasah ini 9, Banten Girang 5, Unyur 5, Curug 5, Banjar Agung 5, Kasemen 5, Pancor 5, Cipocok 5, Rau 4, Kalodran 4, Serkot 3, Taktakan 3, Walantaka 2, Sawah Luhur 1, Singandaru 1, dan Ciracas 1. Jadi paling banyak di Kecamatan Kasemen,” beber Ahmad Hasanuddin. ***

Tags: AKBakiBayiKota SerangMeninggal Dunia
Previous Post

Jelang Piala Asia 2023, Dzenan Radoncic Kembali Jadi Asisten Pelatih Timnas Indonesia

Next Post

3 Fakta Ujicoba Timnas Indonesia Lawan Iran, Tak Pernah Terkalahkan Sejak November 2022

Related Posts

Para menteri saat mengadakan acara rakor di dermaga Eksekutif Pelabuhan Merak, Jumat 13 Maret 2026. (Uri/Banten Raya)
Daerah

Kecelakaan Diklaim Makin Turun Selama Mudik Lebaran, Tahun Lalu Hanya 3 Ribu Kasus

13 Maret 2026 | 21:09
singa jawara
Daerah

Festival Singa Jawara dapat Apresiasi dari Singa Jawara

13 Maret 2026 | 20:17
Capiton Foto Wakil Ketua Satgas MBG Kota Serang Yudi Suryadi ditemui di ruang kerjanya Setda lantai 2 Puspemkot Serang. (Dokumentasi Bantenraya.com)
Daerah

Belum Kantongi SLHS dan IPAL, 5 SPPG di Kota Serang Disetop Sementara

13 Maret 2026 | 20:17
Plt Kepala Samsat Serang Kota saat memberikan doorprize dan hampers kepada wajib pajak. Jumat, (13/3/2026).
Daerah

Samsat Serang Kota Bagi Takjil dan Hampers untuk Wajib Pajak

13 Maret 2026 | 20:02
IMG 20260313 WA0098
Daerah

Wamenpar Tegaskan Pengelola Wisata Banten Dilarang Naikkan Tarif Libur Lebaran

13 Maret 2026 | 19:55
Gubernur Banten, Andra Soni.
Daerah

Gubernur Izinkan ASN Pemprov Banten WFA

13 Maret 2026 | 19:49
Load More

Popular

  • OPD

    Walikota Serang Budi Rustandi Instruksikan Seluruh OPD Beralih ke Transaksi Digital

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan Bopeng-bopeng, Gubernur Banten Tagih Komitmen Pengelola Tol Tangerang-Merak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • HMI Cilegon Dukung Langkah Tegas Penutupan Akses Tambang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Profil Cindy Rizap yang Dituding Jadi Selingkuhan Suami Maissy, Ternyata Pacar YouTuber Hariyo Ardhito

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkot Serang Gelontorkan Rp 45 Miliar untuk THR PNS, PPPK Penuh Waktu Hingga PPPK Paruh Waktu 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Viral Warga Tertabrak Kereta di Pesing Koneng, Terpental Kencang!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tiga Bulan Anggaran Sekolah Gratis Belum Dibayar, Dindikbud Banten Dinilai Tidak Profesional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SDIT Bina Bangsa Tanamkan Spiritualitas, Akhlakul Karimah Sejak Dini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TikToker Om Polos Sentil Aurel Hermansyah Lantaran Review Hampers Coklat yang Dinilai Overclaim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Budi Rustandi Cairkan THR untuk PPPK Penuh Waktu dan Paruh Waktu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Petugas Dapur SPPG Yayasan Sukaratu 6, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang, memperlihatkan selembar surat cinta dari siswa yang terselip dalam ompreng MBG, Rabu 11 Februari 2026. (Dokumentasi Bantenraya.com)

Selipkan Pesan di Ompreng MBG, Peserta Didik di Pandeglang Request Menu: Minta Nasi Goreng hingga Ayam

12 Februari 2026 | 05:00
SMAN 1 Cimarga

Pengakuan Siswi SMAN 1 Cimarga yang Ikut Mogok Sekolah, Bukan Dukung Siswa Merokok tapi……

18 Oktober 2025 | 12:16
Pemprov Banten kembali membuka pendaftaran mudik gratis

Banyak yang Mengundurkan Diri, Pemprov Banten Buka Ulang Pendaftaran Mudik Gratis

24 Februari 2026 | 14:42
Kabupaten serang PT PWI

Sempat Produksi Sepatu di Kabupaten Serang, PT PWI 1 Bakal Bangkit Buka Usaha Baru di Cikande

2 Februari 2026 | 17:11

Dukung Pemulihan Ekonomi Nasional, Bjb Backup Total Pembiayaan UMKM

Asooooy… Kepala Desa akan Diajak Studi Banding ke Korea dan China

Seluruh Ospek di Kampus Diputuskan Digelar Online, Termasuk di Banten

Mudik Resmi Dilarang, Efektif 24 April

persib

Harapan Manajer Persib Bandung dari Laga Kontra Borneo FC, Bawa 3 Poin dari Samarinda!

13 Maret 2026 | 21:52
sahur

Apakah Makan Tengah Malam Disebut Sahur? Cek Penjelasannya di Sini

13 Maret 2026 | 21:09
Para menteri saat mengadakan acara rakor di dermaga Eksekutif Pelabuhan Merak, Jumat 13 Maret 2026. (Uri/Banten Raya)

Kecelakaan Diklaim Makin Turun Selama Mudik Lebaran, Tahun Lalu Hanya 3 Ribu Kasus

13 Maret 2026 | 21:09
love phobia

TAMAT! Spoiler Love Phobia Episode 8 Sub Indo: Bi Ah dan Sun Ho Lawan Jae Hee

13 Maret 2026 | 20:36

Tag

2022 Andra Soni ASN banjir Banten Beasiswa BRI Brigadir J BRI Super League Cilegon drakor drama Korea Harga Tiket Helldy Agustian Indonesia Jadwal jadwal tayang Kabupaten Lebak kabupaten serang Kota Cilegon Kota Serang Lebak link nonton link twibbon lowongan kerja Pandeglang Pemkot Cilegon pemkot serang Pemprov Banten pilkada Preman Pensiun 6 Preman Pensiun 7 profil provinsi banten Ramadhan Robinsar serang sinopsis spoiler spoiler sub indo Timnas Indonesia Twibbon UMKM viral
ADVERTISEMENT
Banten Raya

© 2026 Banten Raya - Berkualitas dan Berbeda

Nomor ID Pers : 26666 | Status Pendataan : Terverifikasi Faktual | Sertifikat : 1393/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Digital Banten Raya
  • Ecommerce Banten Raya
  • Siding Banten Raya
  • Share Banten Raya

Ikuti Kami

  • Daerah
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal

© 2026 Banten Raya - Berkualitas dan Berbeda