BANTENRAYA.COM – Setelah menggelontorkan bantuan penanganan stunting dan masyarakat miskin Pemprov Banten kembali bagi-bagi bantuan untuk pedagang kecil di Pandeglang.
Sedikitnya ada sekitar 1.000 keluarga penerima manfaat (KPM) berprofesi sebagai pedagang kopi, gorengan, nasi uduk hingga kue mendapatkan bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP).
1.000 KPM penerima bantuan tersebut merupakan warga Pandeglang yang sudah terdaftar dalam DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial).
Baca Juga: Jumlahnya Turun, Dinas Perkim Kota Cilegon Cuma Bisa Bantu 68 RTLH di 2024
Sebelumnya mereka didaftarkan oleh Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Pandeglang melalui Bupati Irna Narulita kepada PJ Gubernur Banten, Al Muktabar.
Kepala Dinsos Kabupaten Pandeglang Sutoto mengatakan, penyerahan bantuan ini dilakukan secara bergilir pada beberapa titik di Kabupaten Pandeglang.
Sebelumnya, kata dia, pembagian bantuan UEP ini dilakukan di gedung Sohibul Barokah, Kecamatan Cimanuk Pandeglang untuk sekitar 228 KPM.
Baca Juga: Punya Hak yang Sama, BLK Kota Cilegon Beri Pelatihan Public Speaking Bagi Tunanetra
“Kemudian hari ini di Badan Diklat Provinsi Banten (Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah Provinsi Banten) ada 128 KPM di salurkan di sini dan masih ada 4 titik lainnya,” katanya, Sabtu 16 Desember 2023.
Lebih lanjut, dikatakannya, pembagian bantuan tersebut bersamaan dengan penyerahan di 2 titik lainnya, yakni di Kecamatan Cikedal dan Labuan.
“Nanti titik terakhirnya di Kecamatan Cikeusik dan Munjul. Jadi ada enam titik lokasi penyerahan bantuan,” katanya.
Sutoto menerangkan, pemberian bantuan kepada 1.000 KPM ini dalam bentuk bahan baku dan peralatan penunjang usaha bagi KPM tersebut.
“Tentu hal itu dilakukan agar pengusaha-pengusaha kecil tersebut bisa mandiri dan tidak ada ketergantungan,”terangnya.
Para penerima bantuan UEP ini, jelas Sutoto, nantinya akan terdorong ke garis graduasi, atau para KPM ini tidak lagi terdaftar pada DTKS PKH karena dinilai sudah mendiri secara ekonomi.
Diberikannya bantuan tersebut memang sesuai dengan usulan, mulai dari usaha warungan, kuliner, ada juga usaha yang terkait dengan rumahan.
“Nah ini semua diberikan bantuannya melalui Pemkab Pandeglang namun sumber anggarannya dari Pemprov Banten,” ungkapnya.
Salah satu penerima bantuan UEP asa Kaduhejo mengungkapkan rasa gembiranya ketika ditanya wartawan. Menurutnya, bantuan yang ia dapatkan cukup banyak dan sesuai dengan kebutuhan.
Baca Juga: Profil Syarifah Fadhlun Yahya sang Istri Habib Rizieq Shihab yang Baru Meninggal Dunia
“Ada beras, ada Magicom, kompor, sama tabung gas, ada minyak, kerupuk. Ini buat jualan nasi karena memang jualan di rumah dan bantuan ini sangat dibutuhkan,” ungkapnya.
Dia mengatakan bantuan yang ia peroleh memang sebelumnya sudah diharapkan. Semua ini, kata dia, berkat petugas dari Dinsos Pandeglang yang sebelumnya melakukan pendataan.
“Alhamdulillah dapat. Terima kasih banyak kepada Ibu Bupati Pandeglang dan Pj Gubernur Banten, ini sangat membantu untuk mengembangkan usahanya berjualan nasi di rumah,” tandasnya. (mg-aldi) ***

















