BANTENRAYA.COM – Badan Amil Zakat Nasional atau Baznas Kota Serang memasang target penerimaan zakat tahun 2024 sebesar Rp 4,5 miliar.
Penerimaan zakat tahun 2024 Baznas Kota Serang naik sebesar 30 persen atau setara Rp 1 miliar.
Terkait target penerimaan zakat Baznas Kota Serang tahun 2024 ini terungkap dalam acara Milad ke-13 Baznas Kota Serang yang digelar di Hotel Le Semar, Kota Serang, Senin 27 November 2023.
Baca Juga: Kuliah 2 Tahun Bisa Jadi Sarjana, STIA Banten Resmi Buka Program RPL Desa
Sekadar diketahui, penerimaan zakat Baznas Kota Serang tahun 2023 terkumpul sebesar Rp 3,5 miliar.
Ketua Baznas Kota Serang Nani Abdulgani mengatakan, penerimaan zakat sejak Januari sampai dengan Oktober 2023 hampir Rp 3 miliar.
“Mudah-mudahan target di tahun 2023 yang telah ditetapkan dari rencana kerja anggaran tahunan (RKAT) sebesar Rp 3,5 bisa tercapai,” ujarnya.
“Ini adalah optimisme kami sebagai pengelola zakat di Baznas Kota Serang,” katanya dalam sambutannya.
Untuk tahun yang akan datang rencana kerja untuk penerimaan atau raihan Baznas Kota dalam RKAT tahun 2024 sebesar Rp 4,5 miliar. Naik hampir 30 persen.
“Kami percaya dan yakin bahwa kesadaran bayar zakat akan meningkatkan dan dukungan dari Pemkot Serang dengan mengeluarkan Perwal Nomor 13 Tahun 2023 bisa meningkatkan raihan zakat di tahun yang akan datang,” ucap dia.
Baca Juga: Konsisten Terapkan Keselamatan Kerja, XL Axiata Raih Bendera Emas SMK3 dari Kemenaker
“Dan kami mohon kepada Bapak Walikota untuk memberlakukan payrol sebagai torehan prestasi yang bersejarah di akhir jabatan bapak sebagai Walikota Serang periode 2018-2023,” sambungnya.
Dalam rangka Pendistribusian dan pendayagunaan kami telah berupaya merata dan tersebar hampir di semua kecamatan di Kota Serang.
Dengan berbagai pendistribusian yang sesuai dengan rencana kerja tahun 2023 yaitu:
Baca Juga: Beli Hyundai Creta Dapat Bonus Vespa Matic Piaggio, Buruan Sebelum Kehabisan!
Progam Kota Serang Cerdas senilai Rp 60 juta di antaranya bantuan beasiswa SD, SMP, santri, bantuan tunggakan biaya pendidikan.
Kemudian juga memberikan biaya pendidikan lain dengan penerima manfaat sebanyak 1.124 orang.
Program Kota Serang Makmur senilai Rp 32 juta di antaranya bantuan untuk UMKM, modal usaha Z warung, Z Chicken dengan penerima manfaat sebanyak 12 kepala keluarga (KK).
Baca Juga: DPRD Kota Cilegon Dapat Temuan Separan Tenaga Kerja Lokal, Lotte Langsung Bereaksi
Program Kota Serang Sehat Rp62 juta di antaranya bantuan biaya tunggakan kesehatan, bantuan stunting, bantuan kerja sama dengan Dinas Kesehatan di antaranya khitanan massal dengan penerima manfaat 114 orang
Program Kota Serang Taqwa senilai Rp410 juta di antaranya bantuan sarana keagamaan masjid, mushola, pondok pesantren, majelis taklim, madrasah.
Lalu kepada guru madrasah, bantuan marbot, bantuan kajian keagamaan serta DAI zakat dengan jumlah penerima manfaat sebanyak 2.098 orang.
Program Kota Serang peduli senilai Rp911 juta di antaranya bantuan rumah tidak layak huni, bantuan bencana, bantuan lansia dhuafa.
Baca Juga: Perjalanan Karier Notnot Lidiawaty dari Juara Taekwondo Hingga Menjadi Atlet E-sport Berbakat
Bantuan air bersih, santunan penjaga pintu perlintasan kereta api, mustahiq menjelang hari raya, bantuan makanan anak yatim dhuafa, dengan jumlah penerima manfaat sebanyak 917 orang.
“Alhamdulillah Baznas Kota Serang telah mendistribukan dengan jumlah Rp 2,78 miliar sampai akhir tahun ini kami terus menyelesaikan tugas pendistribusian dan pendayagunaan kami secara tepat,” terangnya.
Ketua Baznas Kota Serang Nani Abdulgani mengatakan, pihaknya menargetkan pengumpulan zakat, infak dan shodaqoh tahun depan naik sebesar 30 persen atau sekitar Rp 1 miliar dari tahun 2023.
Meski begitu, ia mengaku optimistis target tersebut bakal terealisasi, karena Pemkot Serang telah mendukung dalam pengumpulan zakat, infak dan shodaqoh.
“Insya Allah akan kita kejar sekarang ini. Benar-benar melaksanakan dari Perwal yang sudah ada. Kemudian dibuat payrol semua, jadi langsung dipotong,” katanya.
Kalau sekarang kan gak. Kalau nanti Insya Allah saya sudah berbicara dengan Pak Walikota masalah payrol insya Allah nanti akan dilakukan,” ungkapnya.
Baznas Kota Serang, kata Nani Abdulgani, juga menyasar pihak swasta dalam pengumpulan zakat, infak dan shodaqoh, meski nilainya relatif lebih kecil.
“Saya kira dari pihak swasta juga ada, tapi relatif lebih kecil,” ucap dia.
Terkait potensi zakat sebesar Rp 578 miliar, Nani Abdulgani mengakui bahwa potensi zakat di Kota Serang sangat besar.
Hanya saja, lanjut dia, pihaknya terkendala dengan kesadaran masyarakat yang masih belum sadar dalam menyalurkan zakatnya ke Baznas Kota Serang.
Selain itu, kata dia, di Kota Serang juga terdapat banyak Badan Amil zakat yang juga berlomba-lomba mengumpulkan zakat dari masyarakat Kota Serang.
Baca Juga: 28 November Memperingati Hari Apa? Ternyata Ada 2 Hari Besar Nasional Ini
“Memang kalau melihat potensi iya. Kalau kesadaran masyarakat itu melihat jumlah penduduk di Kota Serang,” tuturnya.
“Kalau kesadaran masyarakat untuk berzakat semuanya infak, shodaqoh, maka potensi itu berdasarkan analisa atau pendalaman seperti itu dari jumlah penduduk yang ada di Kota Serang yang muslim,” imbuhnya.
“Tapi kan gak semuanya. Karena Baznas Kota Serang hanya sebagai koordinator. Ada juga yang di lembaga amil zakat yang lain,” jelasnya.
Kendati demikian, Baznas Kota Serang terus berupaya melakukan sosialisasi, edukasi, dan literasi kepada masyarakat Kota Serang.
Hal itu agar kesadaran masyarakat dalam membayar zakat semakin tinggi, sehingga pengumpulan zakat, infak, dan shodaqoh mencapai target.















