BANTENRAYA.COM – Walikota Serang Syafrudin menyebutkan masih ada sebanyak 20 ribu rumah di Kota Serang yang belum memiliki jamban keluarga. Masih banyaknya rumah yang belum memiliki jamban ini, salah satunya karena kesadaran masyarakat yang masih rendah, dan faktor ekonomi.
Hal ini diungkapkan Walikota Serang Syafrudin usai menghadiri acara deklarasi stop buang air besar sembarangan (BABS) Kecamatan Cipocok Jaya yang dihelat di lapangan sepakbola Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Senin 31 Januari 2022.
Syafrudin mengatakan, jumlah warganya yang belum memiliki jamban individu masih banyak.
Baca Juga: Lima Kecamatan di Kota Serang Diminta Contoh Kecamatan Cipocok Jaya
“Kurang lebih 20 ribu lagi yang belum punya jamban individu. Mudah-mudahan di tahun 2022 ini bisa berkurang sampai dengan seterusnya,” ujar Syafrudin, kepada Bantenraya.com.
Syafrudin menyebutkan, dari enam kecamatan, terbanyak berada di Kecamatan Kasemen.
“Kasemen. Di Kasemen itu kalau tidak salah 10 ribu kurang,” ucap dia.
Baca Juga: Punya Ciri-Ciri Pengguna Narkoba, Marshel Widianto Minta Tolong Deddy Corbuzier…
Syafrudin mengaku pihaknya sudah banyak memberikan bantuan, terutama bantuan pembuatan jambanisasi dari APBD melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP).
“Itu semua jambanisasi ada. Jumlahnya saya tidak tahu. Kurang jelas. Itu setiap tahun,” jelasnya.
Syafrudin mengungkapkan, selain bantuan Pemkot Serang, ada juga bantuan dari pemerintah pusat.
Baca Juga: Daftar Nama Pemain All of Us Are Dead Beserta Perannya, Drama Zombie Korea Viral dari Netflix
“Ada juga kami memintakan bantuan ke pemerintah pusat tahun 2020 kemarin ada 1000 jamban dari pemerintah pusat,” ungkap Syafrudin.
Kemudian, masih kata Syafrudin, bantuan dari Pemerintah Provinsi Banten.
“Jadi ini mudah-mudahan kita keroyok dari APBD, kota, provinsi, pusat, mudah-mudahan jambanisasi ini selesai dan masyarakat sudah tidak dolbon lagi,” harap dia.
Baca Juga: Profil dan Biodata Cho Yi Hyun, Pemeran Ketua Kelas Tsundere All of Us Are Dead
Syafrudin menargetkan, tahun 2024 mendatang Kota Serang target bebas dolbon.
“Target mudah-mudahan 2024 sudah selesai,” tandasnya.
Pantauan Bantenraya.com diacara tersebut sekaligus dilakukan penandatanganan komitmen stop BABS yang dilakukan oleh Walikota Serang Syafrudin, diikuti oleh kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, Camat Cipocok Jaya Tubagus Yassin, kepala puskesmas se Kecamatan Cipocok Jaya, Ketua TP PKK Kota Serang Ade Jumaiah Syafrudin, Wakil Ketua TP PKK Kota Serang Ana Mardiana Subadri Ushuludin, perwakilan Polsek Cipocok Jaya, perwakilan Danramil Cipocok Jaya, dan Bank BJB Banten. ***



















