BANTENRAYA.COM – Kasus aktif positif Covid-19 di Banten mulai mengalami naik sejak awal Januari 2022.
Kasus aktif Covid-19 di Banten yang kembali naik itu utamanya terjadi wilayah Tangerang Raya meliputi Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten Ati Pramudji Hastuti mengatakan, bahwa dalam beberapa bulan terakhir kasus aktif Covid-19 di Banten sangat melandai namun kini kembali naik.
Baca Juga: Update Terbaru! Berikut Kode Redeem FF 13 Januari 2022 Yang Bisa Anda Coba
“Sejak awal Januari terjadi peningkatan kasus terutama di wilayah Tangerang Raya,” ujarnya, Rabu 12 Januari 2022.
Berdasarkan data dari Dinkes Banten, per 11 Januari 2022, terdapat 195 kasus aktif Covid-19 bertambah 33 kasus dari hari sebelumnya.
Sementara jika dibandingkan dengan data per 24 Desember 2021, saat itu kasus aktif hanya ada 51 orang.
Baca Juga: Chip Gratis Hingga 96B, Ini Kode Penukaran Higgs Domino Island 13 Januari 2022
Ia mengatakan, selain terjadi penambahan, saat ini juga sudah ditemukan varian Omicron yang berada di Kota Tangsel.
Di sana terdapat 4 kasus terkonfirmasi terdiri atas di 2 orang Green BSD, 1 orang di Ciputat dan 1 orang di Pondok Cabe Ilir.
“Omicron di dalam sisi penyebaran begitu luar bisa cepat meski belum terbukti memberikan dampak keganasan. Beberapa yang terkena dari sisi gejala yang ditimbulkan hanya gejala ringan,” ujarnya.
Baca Juga: Cara Diet Sehat dan Aman, Tanpa Harus Membahayakan Tubuh
Meski tak memberi dampak keganasan pada yang terinfeksi, namun dengan penyebaran yang sangat cepat maka penyebaran Omicron harus diwaspadai dan diantisipasi lebih ketat lagi.
Sebab jika dibiarkan maka akan menimbulkan lonjakan kasus atau gelombang ketiga penyebaran Covid-19.
“Hal ini akan membawa dampak yang luar biasa, baik sektor kesehatan, pendidikan dan juga terutama ekonomi,” ungkapnya.
Baca Juga: Cara Cek Tiket dan Jadwal Pemberian Vaksin Booster di Aplikasi PeduliLindungi
Ati mengimbau, agar masyarakat tetap dan bahkan memperketat protokol kesehatan (prokes).
Lakukan kapanpun dan dimana serta pada siapapun. Pihaknya juga terus berupaya melakukan pencegahan dari sisi vaksinasi.
“Karena dengan vaksinasi akan memberikan kekebalan, imunitas di dalam tubuh secara buatan. Dapat mencegah dan meminimalisir angka kesakitan dan kematian,” tuturnya.
Wakil Ketua DPRD Provinsi Banten M Nawa Said Dimyati meminta agar Pemprov Banten dapat memastikan vaksinasi bisa terealisasi sesuai target.
Hal itu dilakukan agar ancaman varian baru Covid-19 yang terdeteksi pertama kali di Afrika Selatan itu bisa terantisipasi.
“Pemprov Banten harus memastikan vaksinasi sudah berjalan dengan baik. Atau sudah sesuai target untuk terciptanya herd immunity,” ujarnya. ***


















