BANTENRAYA.COM – Banyak orang yang diet ketat guna menjadikan penampilan enak dipandang serta menunjang kesehatan.
Tapi saat melakukan diet ketat, ada saja godaannya terutama makanan yang lezat dan menggoda sehingga dalam dunia kesehatan dikenal dengan istilah chetaing day.
Istilah cheating day adalah satu hari atau kondisi di mana Anda memberikan sedikit kebebasan (tapi tetap terkendali) kepada diri sendiri dengan mengizinkan mengonsumsi makanan saat diet.
Baca Juga: Makan Sebelum Lapar Berhenti Sebelum Kenyang Bukan Konsep Rasulullah, Ini Penjelasan dr Zaidul Akbar
Apakah chetaing day akan mengganggu program diet ketat Anda? Penceramah dan ahli kesehatan dr Zaidul Akbar memberikan penjelasan di kanal YouTube
dr Zaidul Akbar Official yang dinggah pada 5 Januari 2020.
Kata dr Zaidul Akbar, chetaing day tergantung pada kondisi tubuh.
“Ada yang cerita ke saya mereka sudah celan dan sudah bagus serta makan mereka benar-benar hanya untuk memberikan hak tubuh saja. Tapi tiba-tiba iseng gitu icip ini dan itu dan gara-gara itu dia diare atau kena penyakit. Makanya itu tergantung tubuh seseorang,” jelas dr Zaidul Akbar.
Baca Juga: Sinopsis Layangan Putus episode 8 Full A Dan B, Lydia Cemas Sampai Mengunyah Pensil
Soal chetaing day kata dr Zaidul Akbar boleh saja.
“Tapi jangan kelewatan dan jangan jorok mengkonumsi makanan tinggi karbo dan penyedapnya. Itu jelas meusak,” terang dr Zaidul Akbar.
Sebagai dokter dr Zaidul Akbar mengaku tidak pantang makanan yang jadi musuh pelaku diet ketat misalnya makan gorengan.
“Ada kok dokter makan gorengan itu boleh saja. Tapi pilih yang baik dan bahan dasar gorengan alami,” sarannya.
Orang Indonesia menurut dr Zaidul Akbar cenderung tidak mampu menahan godaan akan makanan dan icip-icip.
“Lidah kita kan lidah indonesia misalnya suka makan mie instan, boleh saja. Tapi jangan mie instan yang murahan ada mie wortel dan bayam agar tidak membuat badan amburadul dan dietnya gagal,” saran dr Zaidul Akbar. ***
















