BANTENRAYA.COM- LRT Jabodebek atau Lintas Rel Terpadu akan beroperasi mulai Agustus 2022 dan tanpa menggunakan masinis.
LRT Jabodebek di operasikan menggunakan sistem Communication-Based Train Control (CBTC) dengan Grade of Automation (GoA) level 3 yang dioperasikan pada tahun depan tanpa adanya masinis.
LRT Jabodebek dengan menggunakan sistem CBTC yaitu pengoperasian kereta berbasis komunikasi dengan sistem dapat mengoperasikan kereta, untuk memproyeksikan jadwal secara otomastis dan tetap diawasi secara otomatis dari pusat kendali operasi.
Baca Juga: Open Bidding Eselon II Pemkot Cilegon, Komisi I DPRD Minta Jangan Cuma Seremonial
Sistem otomasi tetap masih mendapat perhatian dari petugas operasional di dalam kereta karena untuk pelayanan pelanggan dan untuk penanganan kondisi darurat, dan petugas ini disebut Train Attendant.
Dikutip Bantenraya.com dari berbagai sumber pada bulan Juni 2022 sistem ini akan dilakukan uji terbatas dan akan terus diujicobakan, hingga rencana peresmian LRT Jabodebek pada tanggal 17 Agustus 2022
Sistem otomasi LRT Jabodebek telah memiliki dasar hukum melalui Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 765 Tahun 2017
Baca Juga: Jangan Sampai Tak Kenal, Dinsos Banten Perkenalkan Pahlawan Nasional Asal Banten
Sistem CBTC GoA 3 pada LRT Jabodebek ini dibangun hasil kolaborasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Yaitu antara KAI, Adhi Karya, Len Industri dan INKA.
Sistem otomasi yang serupa juga digunakan pada LRT negara lain seperti Amerika Serikat, Singapura, Jepang, Inggris dan beberapa negara lainnya.***
















