BANTENRAYA.COM – Perilaku hidup bersih dan sehat harus ditanamkan sejak usia dini, kelak ketika anak tumbuh dewasa menjadi pribadi yang peduli lingkungan.
Hal ini diungkapkan Kepala Bidang Pengolahan Sampah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Serang Rafiudin pada acara Bimbingan teknis (Bimtek) calon sekolah adiwiyata tingkat Provinsi Banten yang diadakan DLH Kota Serang di Hotel Puri Kayana, Kota Serang.
“Kita kan mendidik anak bukan mata pelajaran saja. Anak harus tahu dan mengenal tentang lingkungan hidup, terutama dalam kebersihan mengenal dari usia dini agar kedepan lebih mengenal lagi tentang lingkungan,” ujar Rafiudin, dihubungi kepada Bantenraya.com, Rabu 1 Desember 2021.
Baca Juga: Tawarkan Promo Besar-Besaran, 3Second Family Store Cilegon Gelar Bazaar di Depan Toko
Rafiudin mencontohkan gerakan peduli lingkungan itu di antaranya gerakan menanam pohon, dan tidak membuang sampah sembarangan.
“Membuang sampah pada tempatnya itu salah satu contoh perilaku hidup bersih, maka itu harus diajarkan sejak dini, supaya nanti dewasa anak menjadi peduli terhadap lingkungannya, nah itu bisa dimulai dari lingkungan sekolah,” katanya.
Kasi Peningkatan Kapasitas DLH Kota Serang Anita Filiana mengatakan, belasan sekolah itu diberikan materi tentang evaluasi diri sekolah dan identifikasi potensi permasalahan lingkungan hidup di sekolah.
Baca Juga: Persikota Juara Liga 3 Banten, di Final Kalahkan Farmel Dengan Cara Ini
Ada tiga komponen yang akan dinilai. Pertama persiapan atau perencanaan dari gerakan PBLHS, yang kedua pelaksanaan PBLHS, dan yang ketiga adalah evaluasi dan monitoring dari hasil pelaksanaan gerakan PBLHS.
“Jadi penilaiannya semua kaitannya sama implementasi mereka dalam upaya gerakan PBLHS. Jadi kaitannya dari mulai mata pelajarannya yang terintegrasi dengan lingkungan hidup, misalkan aksinya bukan hanya bersih-bersih, tapi ada aksi untuk memilah sampah, aksi untuk peduli lingkungan, aksi untuk nanam tanaman, aksi untuk pembibitan tanaman dan lain sebagainya kaitannya dengan PBLHS,” jelas Anita.
Anita Filiana menyebutkan, 12 sekolah itu terdiri dari SD dan SMP/sederajat. Untuk SD
ada enam sekolah yaitu SDN Taktakan 1, SDN Taktakan 2, SDN Cilampang, SDN Penancangan 4, SDN Lemah Abang, dan SDN Kubang Kemiri. Sedangkan untuk jenjang SMP, ada MTSN 1 Serang, SMPN 20 Kota Serang, SMP Al Ghifari, SMPN 5 Kota Serang, SMPN 10 Kota Serang, dan SMPN 21 Kota Serang.
Baca Juga: Pos Vaksinasi di Pasar Rangkasbitung Efektif, Sudah Ada 3.000 Pedagang Disuntik Vaksin
“Jadi yang 12 sekolah ini yang dibina sama kami dan siap untuk mengikuti penilaian calon Sekolah Adiwiyata tingkat provinsi,” jelasnya. ***



















