BANTENRAYA.COM – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR) telah menerbitkan Surat Keputusan (SK) terkait tarif Tol Serang-Panimbang Seksi I.
Adapun rincian tarif Tol Serang-Panimbang sebagai berikut, Rangkasbitung-Cikeusal untuk golongan I Rp25.000, golongan II Rp37.500, golongan III Rp golongan IV Rp50.000, serta golongan V Rp50.000.
Sementara tarif Tol Serang-Panimbang untuk Rangkasbitung-Tunjungteja untuk golongan I Rp12.500, golongan II Rp19.000, golongan III Rp19.000 golongan IV Rp26.500, serta golongan V Rp25.500.
Baca Juga: Jadi Pelatih Interim Manchester United, Siapa Sebenarnya Ralf Rangnick
Selanjutnya, Rangkasbitung-Serang Barat golongan satu 47.000, golongan II Rp70.500, golongan III Rp70.500, golongan IV Rp93.500 dan golongan V Rp93.500.
Rangkasbitung-Serang Timur golongan I Rp43.500, golongan II Rp65.000, golongan III Rp65.000, golongan IV Rp86.000 dan golongan V Rp86.000.
TSoal tarif tersebut langsung saja memantik reaksi dari netizen. Mereka menilai jika tarif Tol Serang-Panimbang Seksi I terlalu mahal.
Baca Juga: Prasasti Krakatau Ditutup Pagar, Penggiat Wisata Carita Minta Pemda Pandeglang Tak Tutup Mata
Dikutip Bantenraya.com dari Instagram @infoserang, netizen banyak yang sepakat jika besaran tarif yang tetapakn tidaklah murah.
Seperti diungkapkan akun @hii.zii yang tak akan menggunakan Tol Serang-Panimbang jika tak terlalu mendesak.
“Lumayan juga si kalau enggak urgent-urgent banget mah mending lewat jalan biasa,” tulisnya.
Sementara akun @azisyanuar_ yang terkejut dengan tarif yang telah ditetapkan.
“Gila harganya mantapp,” katanya.
Sementara akun @nrikaa mengaku bersyukur sudah pernah mencoba melintasi Tol Serang-Panimbang Seksi I saat masih belum dikenakan tarif.
Baca Juga: Tabung Gas Meledak, Tiga Warga di Lebak Alami Luka Bakar
“Untung kemarin maish gratis,” ungkapnya.
Berbeda dengan akun@parriiiii1 yang lebih memilih naik kereta dengan ongkos hanya Rp3.000.
“Naik kereta wae lah 3 rebu doang,” tuturnya. ***



















