BANTENRAYA.COM – Walikota Cilegon Robinsar menanyakan satu persatu pejabat eselon II soal khataman Al-quran selama Ramadan.
Hal itu dilakukan Walikota Cilegon saat dirinya menghadiri Peringatan Nuzulul Quran di Masjid Agung Nurul Ikhlas Cilegon pada Senin 9 Maret 2026 petang.
Menurut Robinsar, membaca satu ayat Al-quran saja membawa ribuan kebaikan, terlebih lagi jika sampai khatam 30 juz.
BACA JUGA: Tenggelam di Perairan Puloampel, ABK Kapal Ditemukan Meningal Dunia
Al-quran sendiri merupakan syafaat dan banyak padahal berlimpah jika diamalkan selama Ramadan. Atas dasar itu seluruh pejabat terutama eselon II diharapkan bisa khataman Al Quran selama Ramadan.
“Nuzulul Quran ini berapa banyak, Pak Didin berapa banyak, 16 (juz-red) yah, ada yang ibu-ibu. Bu Lia? Satu khataman, Bu Eva dan Bu Heni? Berapa juz, satu khataman,” katanya, sambil menanyakan satu persatu kepada dinas yang hadir sudah berapa juz membaca Al-quran selama Ramadan.
“Luar bisa kita apresiasi kepada bapak dan ibu yang sudah khatam. Al Quran ini adalah keutamaan dalam Ramadan dan menjadi syafaat juga,” imbuhnya.
BACA JUGA: Okupansi Hotel di Banten Diproyeksi Naik 10 Persen saat Libur Panjang Lebaran
Robinsar menyatakan, para pejabat diharapkan tidak hanya membaca saja. Namun, juga memahami apa yang ada dalam kandungan Al-quran. Termasuk juga masyarakat dan seluruh ASN yang ada diharapkan terus meningkatkan khatamannya.
“Bukan hanya bacaan saja. Kami berharap juga apa yang ada dalam Al-quran bisa dipahami isi kandungannya,” ujarnya.
Sementara itu, penceramah Nuzulul Quran Ahmad Slamet Ibnu Syam yang juga Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Nurul Ikhlas Cilegon menyampaikan, Al Quran bukan hanya sebuah kitab suci saja. Namun, merupakan pedoman hidup.
“Motivasi, petunjuk dan lainnya semua lengkap ada di Al Quran. Kita tidak usah lagi motivasi dari yang lain semuanya sudah ada di Al Quran. Untuk itu Al Quran harus senantiasa menjadi pegangan hidup semuanya,” jelasnya.
Ia mengatakan, di Masjid Agung Nurul Ikhlas sendiri sekarang dalam salat tarawih membaca lengkap 1 juz setiap harinya. Hal itu juga diharapkan bisa menjadikan Masjid Agung sebagai salah satu tempat tarawih dan beribadah selama Ramadan.
“Kami juga melakukan salat Tarawih 30 juz. Dimana, setiap malam dibacakan 1 juz selama tarawih,” pungkasnya. ***
















