BANTENRAYA.COM – Ketua DPRD Kabupaten Lebak Juwita Wulandari mendukung rencana Pemkab Lebak melakukan revitalisasi lanjutan terhadap Alun-alun Rangkasbitung dengan anggaran mencapai Rp1 miliar.
Menurut sang Ketua DPRD, penyempurnaan usai sebelumnya juga dilakukan revitalisasi bukan hanya sebuah pembangunan fisik semata, namun turut memperbaiki wajah kota.
“Dari kami tentu mendukung ya karena alun-alun itu wajah kota. Kalianda tamu dari luar atau lainnya kan masih yang pertama dilihat alun-alunnya” kata sang Ketua DPRD Lebak itu di ruang kerjanya pada Jumat, 9 Januari 2026.
BACA JUGA: Penginapan di PIK 2 Dengan Mode Irit, Harga Mulai Rp300 Ribuan
Kendati begitu, Ia menegaskan, Pemkab Lebak juga harus mempercepat program prioritas lain yang langsung bersinggungan dengan kebutuhan masyarakat.
Menurut Juwita di Kabupaten Lebak sendiri, beberapa persoalan yang masih belum usai ialah infrastruktur jalan hingga Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
“Soal jalan juga sudah dibuktikan ya Pemkab Lebak menganggarkan hingga Rp47 miliar tahun ini. Kemudian juga ada RTLH. Jadi hal-hal mendasar juga turut diperhatikan oleh pemerintah,” imbuhnya.
BACA JUGA: Atasi Sampah yang Menggunung, Pemprov Banten Bakal Bangun Dua PSEL
Sebelumnya diketahui, Pemkab Lebak kembali berencana melakukan peningkatan kapasitas Alun-alun Rangkasbitung usai sebelumnya direvitalisasi dengan anggaran hampir Rp5 miliar pada 2025.
“Tahun 2026 ini akan ada peningkatan kapasitas anggaran yang disiapkan Rp1 miliar. Kita tidak pernah tertutup soal anggaran,” kata Bupati Lebak, Hasbi Asyidiki Jayabaya belum lama ini.
Hasbi menyampaikan, sasaran peningkatan kapasitas itu diantaranya ialah toilet hingga pedestarian Alun-alun Rangkasbitung.
Hal itu juga berdasarkan sejumlah keluhan masyarakat terkait keberadaan toilet di Alun-alun Rangkasbitung.
“Toilet dan pedestarian menjadi perhatian kami. Akan segera di kerjakan oleh Dinas PUPR Kabupaten Lebak,” tandasnya. ***















