BANTENRAYA.COM – Menteri Sosial atau Mensos RI Saifullah Yusuf memaparkan 9 item fasilitas yang bakal diterima para siswa sekolah rakyat, termasuk Sekolah Rakyat Menengah Atas atau SRMA 34 Kabupaten Lebak pada Jumat, 1 Agustus 2025.
Pertama, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyebutkan bahwa para siswa akan mendapat fasilitas berupa pemeriksaan kesehatan gratis.
Mulai dari tinggi badan, berat badan, kesehatan gigi, mata, jantung dan pemeriksaan darah.
Selanjutnya ialah talent mapping. Tenaga pendidik bakal mengetahui bakat dan keunggulan spesifik tiap siswa.
Baca Juga: Pasar Royal dan Pasar Lama Kota Serang Bakal Jadi Sentra Ekonomi, Kendaraan Jenis Ini Dilarang Masuk
Talent mapping tersebut akan dilakukan menggunakan teknologi canggih DNA Talent berbasis AI.
Berikutnya, siswa akan menjalani kompetensi dasar akademik, mulai dari bahasa, matematika dan literasi digital.
Poin selanjutnya, siswa akan mendapatkan tempat tinggal asrama.
Di asrama yang bakal ditinggali, pemerintah menyiapkan lingkungan yang layak, nyaman, bersih serta fasilitas yang lengkap.
Baca Juga: Banyak yang Kibarkan Bendera One Piece Ketimbang Merah Putih di Bulan Agustus, ini Maknanya!
Kemudian juga siswa mendapatkan 8 set seragam.
8 set seragam tersebut terdiri dari jas almamater, seragam sekolah harian, PDL, pramuka, batik, baju olahraga, baju laboratorium, serta piyama.
Selama tinggal di asrama, para siswa juga dipastikan akan memperoleh makan 3 kali sehari serta snack 2 kali sehari.
Hal itu tentu dilengkapi dengan gizi yang memadai.
Terakhir untuk menunjang pembelajaran, pemerintah menyiapkan dukungan pembelajaran digital.
Baca Juga: Hadiri MPLS Sekolah Rakyat di Lebak, Gus Ipul Buka Masa Lalu Andra Soni untuk Semangati Siswa
Proses pembelajaran akan menggunakan smart-board dan masing-masing siswa mendapatkan satu buah laptop.
Salah seorang orang tua siswa, Sumi mengaku senang setelah anaknya bersedia melanjutkan pendidikan ke sekolah rakyat.
Dengan segala fasilitas yang tersedia, ia meminta kepada sang anak untuk fokus bersekolah.
“Sebagai orang tua, saya juga gak perlu memikirkan kebutuhan anak lagi. Yang penting anak harus fokus aja nyelesain sekolahnya karena semuanya sudah disediakan gratis,” kata Sumi.***



















