Selasa, 24 Februari 2026
Banten Raya
  • Daerah
  • NasionalNew
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
Banten Raya
  • Daerah
  • NasionalNew
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal
Selasa, 24 Februari 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Banten Raya
  • Daerah
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal

Mengatasi Diabetes di Banten: Optimalisasi Dukungan Keluarga Berbasis Spiritual

Muhamad Tohir Oleh: Muhamad Tohir
24 Juli 2025 | 14:40
Mengatasi Diabetes di Banten: Optimalisasi Dukungan Keluarga Berbasis Spiritual

Dr. Indah Wulandari, M.Kep., Ns. Sp. Kep. MB Dokumentasi Pribadi Indah Wulandari.

Bagikan Ke WhatsAppBagikan Ke FacebookBagikan Ke TwitterBagikan Ke Telegram

oleh: Dr. Indah Wulandari, M.Kep., Ns. Sp. Kep. MB

BANTENRAYA.COM – Jumlah penderita diabetes melitus terus meningkat di Indonesia.

Salah satu faktor krusial dalam pengobatan diabetes melitus adalah kepatuhan terhadap perawatan diri.

Namun, banyak klien mengalami kesulitan dalam perawatan diri secara konsisten.

Penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan berbasis spiritual dan budaya yang melibatkan dukungan keluarga dapat secara signifikan meningkatkan kepatuhan perawatan diri serta menurunkan kadar glukosa darah sewaktu (GDS) pada klien diabetes melitus.

Melalui intervensi selama 8 minggu yang diterapkan pada kelompok intervensi, terjadi peningkatan kepatuhan perawatan diri dan penurunan rata-rata GDS sebesar 50 mg/d.

Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi nilai spiritual dan budaya lokal dalam model dukungan keluarga merupakan strategi efektif yang layak diadopsi dalam kebijakan manajemen diabetes melitus.

Oleh karena itu, pengembangan kebijakan yang mendukung pelatihan tenaga kesehatan, revisi materi edukasi, serta penguatan peran keluarga sangat direkomendasikan untuk meningkatkan kualitas hidup klien diabetes melitus dan menurunkan beban penyakit kronis di Indonesia.

Baca Juga: Dewan Hingga Tokoh Masyarakat Nilai Kinerja Zakiyah – Najib Sudah Sesuai Harapan Masyarakat Kabupaten Serang 

Diabetes melitus merupakan masalah kesehatan global yang signifikan, meningkatkan risiko morbiditas dan mortalitas akibat komplikasi kronis.

Di Indonesia, prevalensi diabetes melitus yang terus meningkat menunjukkan kebutuhan mendesak akan strategi manajemen diri yang efektif.

Kepatuhan terhadap perilaku perawatan diri, termasuk diet, pengobatan, aktivitas fisik, pemantauan glukosa, dan perawatan kaki, sangat penting untuk menjaga kontrol glikemik.

Namun, kepatuhan perawatan diri seringkali suboptimal, terutama di lingkungan dengan sumber daya terbatas dan keberagaman budaya.

Keyakinan budaya dan spiritual sangat memengaruhi perilaku kesehatan di banyak komunitas, termasuk di Banten.

Mengintegrasikan nilai-nilai ini ke dalam sistem dukungan keluarga dapat menawarkan pendekatan baru untuk meningkatkan hasil pengobatan diabetes melitus.

Baca Juga: Sekretaris Menkop RI Sebut Kekuatan Koperasi Bukan dari Banyaknya Modal, Jumlah Ini Diklaim Lebih Berpengaruh 

Temuan Kunci

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas model dukungan keluarga berbasis spiritual dan budaya terhadap kepatuhan perawatan diri dan kadar glukosa darah sewaktu (GDS) pada klien diabetes melitus.

Studi kuasi-eksperimental dengan kelompok kontrol ini melibatkan 86 peserta (43 kelompok intervensi, 43 kelompok kontrol).

Kelompok intervensi menerima modul dukungan keluarga berbasis spiritual dan budaya selama 8 minggu, sementara kelompok kontrol menerima perawatan standar.

Baca Juga: 3 Calon Sekda Kabupaten Serang Dicoret, Cek Daftar Nama yang Lolos Seleksi Administrasi 

Temuan utama penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan kepatuhan signifikan dalam perawatan diri mandiri pada kelompok intervensi dalam skor kepatuhan perawatan diri (p = 0.000) dibandingkan dengan kelompok kontrol.

Selain itu, terjadi penurunan kadar GDS yang signifikan secara statistik pada kelompok intervensi mulai dari minggu ke-6 intervensi (p = 0.000).

Rata-rata GDS turun dari 210 mg/dL menjadi 160 mg/dL pada kelompok intervensi, sementara kelompok kontrol tidak menunjukkan perubahan signifikan.

Dampak jangka panjang, kedua variabel (kepatuhan perawatan diri dan GDS) tetap berbeda secara signifikan pasca-intervensi antara kedua kelompok.

Baca Juga: Kasus Pelecehan di SMP Negeri 9 Kota Serang, Terduga Pelaku Langsung Dinonjobkan 

Implikasi Kebijakan

Berdasarkan temuan ini, disarankan beberapa implikasi kebijakan untuk meningkatkan manajemen diabetes melitus di komunitas, terutama di wilayah dengan karakteristik budaya dan spiritual yang serupa.

Kementerian Kesehatan RI dan dinas kesehatan provinsi/ kabupaten perlu mempertimbangkan integrasi model dukungan keluarga berbasis spiritual dan budaya ke dalam program-program manajemen diabetes melitus yang ada, seperti prolanis.

Modul intervensi dapat dikembangkan dan distandarisasi untuk implementasi yang lebih luas.

BACAJUGA:

Android

Perkembangan Versi Android dan Keamanan Smartphone

20 Februari 2026 | 14:08
komputer

Pentingnya Belajar Komputer Sejak Dini untuk Menyiapkan Generasi Unggul di Era Digital

18 Februari 2026 | 13:29
wemos

Mikrokontroler Wemos dan Sensor Suhu DHT22 Sebagai Alat untuk Mengontrol dan Memonitoring Suhu Ruangan Berbasis Internet of Things

10 Februari 2026 | 06:30
sistem tertanam

Software dan Hardware pada Sistem Tertanam

10 Februari 2026 | 06:00

Diperlukan pelatihan bagi tenaga kesehatan (perawat, bidan, penyuluh kesehatan) di fasilitas kesehatan primer mengenai implementasi model dukungan keluarga yang sensitif terhadap nilai-nilai spiritual dan budaya lokal.

Pelatihan harus mencakup teknik memfasilitasi peran keluarga, edukasi berbasis nilai lokal, dan motivasi spiritual.

Baca Juga: Marak Kasus Pelecehan dan Bullying di Sekolah, Ketua KAMMI Banten: Ajak Anak Makan Malam

Materi edukasi diabetes melitus harus direvisi untuk mencakup elemen spiritual (misalnya, doa, penerimaan, motivasi religius) dan budaya (misalnya, peran keluarga dalam perawatan) yang relevan dengan komunitas setempat.

Ini akan meningkatkan relevansi dan penerimaan intervensi oleh klien dan keluarga.

Kebijakan harus mendukung dan memperkuat peran keluarga sebagai agen kunci dalam perawatan diri diabetes melitus.

Ini bisa dilakukan melalui program edukasi keluarga, kelompok dukungan keluarga, dan sesi konseling yang melibatkan seluruh anggota keluarga.

Meskipun studi ini menunjukkan hasil positif dalam jangka pendek (8 minggu), diperlukan penelitian longitudinal untuk mengevaluasi efek jangka panjang dari model ini terhadap kepatuhan perawatan diri dan kontrol glikemik.

Selain itu studi implementasi di berbagai wilayah geografis dapat memberikan bukti lebih lanjut tentang skalabilitas model ini.

 Baca Juga: Kelompok 04 KKM Uniba Gelar Senam Di Pantai Gope, Masyarakat Antusias

Kesimpulan

Model dukungan keluarga berbasis spiritual dan budaya terbukti secara signifikan meningkatkan kepatuhan perawatan diri dan kontrol glikemik pada klien diabetes melitus.

Mengintegrasikan nilai-nilai lokal dalam intervensi kesehatan sangat penting untuk praktik keperawatan yang sensitif secara budaya dan manajemen penyakit kronis yang efektif.

Implementasi kebijakan yang mendukung pendekatan ini akan berkontribusi pada peningkatan kualitas hidup klien diabetes melitus dan mengurangi beban penyakit ini di masyarakat.***

Editor: Administrator
Tags: BudayaDiabetes MelitusPerawatan DiriSpiritual
Previous Post

KPID Banten Ajak Masyarakat Tingkatkan Literasi Media

Next Post

5 Jenis Gantungan Baju Sesuai dengan Fungsinya, Semua Tersedia di Informa

Related Posts

Android
Opini

Perkembangan Versi Android dan Keamanan Smartphone

20 Februari 2026 | 14:08
komputer
Opini

Pentingnya Belajar Komputer Sejak Dini untuk Menyiapkan Generasi Unggul di Era Digital

18 Februari 2026 | 13:29
wemos
Opini

Mikrokontroler Wemos dan Sensor Suhu DHT22 Sebagai Alat untuk Mengontrol dan Memonitoring Suhu Ruangan Berbasis Internet of Things

10 Februari 2026 | 06:30
sistem tertanam
Opini

Software dan Hardware pada Sistem Tertanam

10 Februari 2026 | 06:00
konservasi pohon langka
Opini

FPLI Gandeng Lintas Generasi untuk Ikut Aksi Nyata Konservasi Pohon Langka di Gunung Tilu Kuningan Jawa Barat

2 Februari 2026 | 17:32
penyiaran
Opini

Menagih Kembali Revisi UU Penyiaran

27 Januari 2026 | 12:10
Load More

Popular

  • Tumpukan sampah terlihat di Pasar Kranggot, Kota Cilegon, belum lama ini. Kini Pemkot Cilegon siapkan sanksi sosial bagi pembuang sampah sembarangan. (Tia/Bantenraya.com)

    Bukan Denda, Pemkot Cilegon Siapkan Sanksi Sosial untuk Pembuang Sampah Sembarangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Arti Kalimat ‘Nyawit Nih Orang’ yang Banyak Digunakan di Media Sosial

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akuatik Indonesia Kota Serang Lakukan Tes Limit Waktu Atlet Renang Untuk Persiapan Popda dan Porprov

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tegakkan SE Bupati, Satpol PP Kabupaten Serang Sisir Rumah Makan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pensiunan Krakatau Steel Mengadu ke Anggota Dewan, Buntut Perusahaan Alot Naikkan Dana Pensiun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Terbaru! Link Twibbon Harlah IPNU 2026, Cocok Dibagikan ke Media Sosial

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BRI Super League, Rekor Mentereng Persis Solo FC Siap Binasakan PSBS Biak di Manahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jadwal Penukaran Uang Baru dari BI Periode ke-2 Wilayah Banten pada Ramadan 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkot Serang Tekankan ASN Tingkatkan Profesionalitas di Bulan Ramadan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Banyak yang Mengundurkan Diri, Pemprov Banten Buka Ulang Pendaftaran Mudik Gratis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Petugas Dapur SPPG Yayasan Sukaratu 6, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang, memperlihatkan selembar surat cinta dari siswa yang terselip dalam ompreng MBG, Rabu 11 Februari 2026. (Dokumentasi Bantenraya.com)

Selipkan Pesan di Ompreng MBG, Peserta Didik di Pandeglang Request Menu: Minta Nasi Goreng hingga Ayam

12 Februari 2026 | 05:00
SMAN 1 Cimarga

Pengakuan Siswi SMAN 1 Cimarga yang Ikut Mogok Sekolah, Bukan Dukung Siswa Merokok tapi……

18 Oktober 2025 | 12:16
Kabupaten serang PT PWI

Sempat Produksi Sepatu di Kabupaten Serang, PT PWI 1 Bakal Bangkit Buka Usaha Baru di Cikande

2 Februari 2026 | 17:11
matahari cilegon

Gedung Eks Matahari Lama Cilegon Mulai Dibersihkan, Bakal Jadi Gedung UMKM

8 Januari 2026 | 18:36

Dukung Pemulihan Ekonomi Nasional, Bjb Backup Total Pembiayaan UMKM

Asooooy… Kepala Desa akan Diajak Studi Banding ke Korea dan China

Seluruh Ospek di Kampus Diputuskan Digelar Online, Termasuk di Banten

Mudik Resmi Dilarang, Efektif 24 April

Walikota Serang Budi Rustandi didampingi Kepala Dinkes Kota Serang Ahmad Hasanuddin saat mengunjungi RSUD Kota Serang, Selasa 24 Februari 2026. (Harir Baldan/Bantenraya.com)

Dinas Kesehatan Kota Serang Temukan 4.343 Kasus TBC

24 Februari 2026 | 19:35
Ketua Umum FEKRAF Banten Muhammad Irfan "Koyong" (kanan) saat audiensi dengan Menteri Ekonomi Kreatif/ Kepala Badan Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya di Kantor Kementerian Ekonomi Kreatif, Autograph Tower, Jalan M.H. Thamrin, Jakarta Pusat, Senin, 23 Februari 2026. (Dokumentasi Fekraf Banten)

Banten Krisis Venue, Pelaku Ekonomi Kreatif Banten Curhat ke Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya

24 Februari 2026 | 18:05
Robinsar, Walikota Cilegon. (Tia/Bantenraya.com)

Robinsar Nilai Plt Sekda Kota Cilegon Bantu Kerja Dirinya dan Sering Turun ke Masyarakat

24 Februari 2026 | 17:45
Layanan maskapai penerbangan Garuda Indonesia. (Instagram/757spotter)

Garuda Indonesia Tawarkan Diskon Tiket Mudik Lebaran 2026 hingga 18 Persen

24 Februari 2026 | 17:07

Tag

2022 Andra Soni ASN banjir Banten BRI Brigadir J BRI Super League Cilegon drakor drama Korea Film Harga Tiket Helldy Agustian Indonesia Jadwal jadwal tayang Kabupaten Lebak kabupaten serang Kota Cilegon Kota Serang Lebak link nonton link twibbon lowongan kerja Pandeglang Pemkot Cilegon pemkot serang Pemprov Banten pilkada Preman Pensiun 6 Preman Pensiun 7 profil provinsi banten Ramadhan Robinsar serang sinopsis spoiler spoiler sub indo Timnas Indonesia Twibbon UMKM viral
Banten Raya

© 2026 Banten Raya - Berkualitas dan Berbeda

Nomor ID Pers : 26666 | Status Pendataan : Terverifikasi Faktual | Sertifikat : 1393/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Digital Banten Raya
  • Ecommerce Banten Raya
  • Siding Banten Raya
  • Share Banten Raya

Ikuti Kami

  • Daerah
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal

© 2026 Banten Raya - Berkualitas dan Berbeda