BANTENRAYA.COM – Universitas Banten Jaya (Unbaja) memberikan pembekalan kepada peserta kuliah kerja mahasiswa (KKM), di Gedung Teras Kampus Unbaja, Kamis, 17 Juli 2025 kemarin.
Rektor Unbaja H M. Syadeli Hanafi menyampaikan, KKM bukan hanya sebagai bagian dari kurikulum, tetapi juga bentuk nyata kontribusi mahasiswa dalam pembangunan masyarakat berbasis riset, teknologi, dan penguatan kearifan lokal.
“Peserta KKM akan mendukung 13 program unggulan Kota Serang, yang tentunya akan berkolaborasi dengan pemerintah daerah,” katanya, kemarin.
Baca Juga: Siapakah DJ Panda? Viral Gegara Diisukan Pria yang Hamili Erika Carlina
Di lokasi yang sama, Ketua Pelaksana KKM Sukarta Atmaja mengatakan, peserta KKM sebanyak 345 mahasiswa dari berbagai program studi.
Kegiatan ini menjadi langkah awal mahasiswa, sebelum diterjunkan ke masyarakat.
“Untuk melaksanakan program pengabdian yang tersebar di lima kecamatan di Kota Serang yaitu Curug, Kasemen, Walantaka, Taktakan, dan Cipocok Jaya,” ujarnya.
Baca Juga: Seleksi Sekda Kota Serang Jadi Sorotan, HAMAS Ingatkan Jangan Ada Transaksi Politik Terselubung
Ia menjelaskan, sebanyak 20 kelurahan menjadi lokasi pengabdian, antara lain Sukalaksana, Tinggar, Kemanisan, Sukawana, Sawah Luhur, Terumbu, dan Kasunyatan.
Ada juga Warung Jaud, Mesjid Priyayi, Margaluyu, Gelam, Dalung, Karundang, Karang Anyar, Pancur, Kuranji, Nyampah, Pager Ageng, Walantaka, dan Pengampelan.
Senada disampaikan Sekretaris Panitia Pelaksana KKM Telly Rosdiyani mengatakan, pelaksanaan KKM kali ini juga melibatkan 16 Puskesmas di Kota Serang, sebagai bagian dari kolaborasi dengan Dinas Kesehatan Kota Serang, dalam mendukung program edukasi dan pendampingan pola hidup sehat masyarakat.
Baca Juga: Ivar Jenner Tembus Skuad Utama FC Utrecht, Siap Bermain di Liga Eropa Musim 2025-2026
“Mengusung tema ‘Optimasi Potensi Kearifan Lokal dan Penerapan Teknologi Tepat Guna untuk Mewujudkan Kemandirian Ekonomi Masyarakat yang Berdampak Nyata dan Berkelanjutan’, KKM 2025 ini diharapkan tidak hanya berdampak secara sosial, tetapi juga mendorong kemandirian ekonomi dan inovasi berbasis potensi lokal dan masyarakat sehat,” imbuhnya. ***















