BANTENRAYA.COM – Duta Baca Indonesia, Gol A Gong, mengajak masyarakat Kota Serang untuk memilih pemimpin yang relevan dengan zaman.
Menurut Gol A Gong, pemimpin yang relevan dengan zaman adalah sosok yang dapat mengatasi berbagai persoalan rakyat, seperti kemiskinan, pengangguran, dan kesenjangan sosial.
Hal tersebut disampaikan Gol A Gong saat menjadi narasumber sosialisasi pemilihan Gubernur dan Wakil Walikota dan Walikota dan Wakil Walikota Serang tahun 2024.
Baca Juga: Pimpin Aprindo, Solihin Siap Komitmen Tingkatkan Peran Ritel di Perekonomian Nasional
Sosialisasi digelar di Hotel Horison Ultima Ratu, Kota Serang, pada Sabtu, 16 November 2024.
Ketua Divisi SDM dan Parmas KPU Kota Serang Ade Jahran, dan Ketua Divisi Teknis KPU Kota Serang Iip Patrudin mengikuti acara tersebut.
Kegiatan ini juga mengundang peserta perwakilan dosen, mahasiswa, dewan mahasiswa, guru, pegiat literasi seperti TBM, PKBM, kampung dongeng.
Baca Juga: Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Hadiri Wisuda Gelombang VI Untirta
Gol A Gong mengatakan, pemimpin harus mempunyai program-program yang relevan dengan zamannya, terlebih di era digital sekarang ini.
“Dia (pemimpin) juga harus punya program-program yang relevan dengan zamannya. Perhatiin tuh Gen-Z, Gen Alpha terutama di era digital ini, bahwa Serang itu harus masuk ke ruang lingkup ranah digital,” ujar Gol A Gong, dalam sambutannya.
Seorang pemimpin, kata dia, juga harus bisa meningkatkan tingkat kebahagiaan warganya. Sebab kata Gong, warga Kota Serang jika hendak piknik kotanya jadi kejam, karena tidak bisa dinikmati.
Baca Juga: Hasil Pleno, Ajat Sah Jadi Calon Ketua IPSI Banten dan Calon Tunggal
“Misalnya kalau kita pergi ke satu kota lain Bupati atau walikotanya, kalau kita sebut Bandung itu nyaman buat generasi Gen-Z, Gen Alphanya bisa berekspresi, cosplay. Anak-anak mudanya dilokalisir di satu tempat, sehingga mereka bisa keluar nyaman,” katanya.
Berbeda dengan di Kota Serang, Gong mengatakan, anak-anak muda Kota Serang cosplay di satu tempat misalnya di Gedung Djuang, namun Gudang Djuangnya dijadikan tempat jualan pedagang kaki lima atau PKL, sehingga anak-anak mudanya tidak ada ekspresi.
“Tapi sekarang sudah ada dinas perpustakaan di situ. Di arahin ke sana pemimpin yang punya track record jejak digitalnya bagus, dan tentu berpendidikan,” katanya.
Baca Juga: Irwandi Ajak Kader Gema MA jadi Katalisator Penyejuk Suasana Pilkada di Tengah Masyarakat
Ia juga mengajak masyarakat untuk memilih pemimpin yang punya konektivitas ke tingkat nasional, bahkan jika perlu internasional.
“Kita harus memilih pemimpin yang gaul secara nasional syukur-syukur secara internasional. Karena Kota Serang ini sebetulnya bisa menjadi penyangga ke Jakarta dengan potensi tiga dimensinya. Lautnya, udaranya, gunungnya, alamnya, luar biasa. Pilih pemimpin yang gaul yang punya koneksivitas ke luar Banten. Jadi jangan kayak katak dalam tempurung,” tandasnya. ***

















