Jumat, 13 Februari 2026
Banten Raya
  • Daerah
  • NasionalNew
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
Banten Raya
  • Daerah
  • NasionalNew
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal
Jumat, 13 Februari 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Banten Raya
  • Daerah
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal

30 Tahun Mengecap Manisnya Bisnis Gula Aren Cimenga, Produk Juarta Ikut Disukai Pasar Luar Negeri

Aldi Setiawan Oleh: Aldi Setiawan
3 Oktober 2024 | 21:01
30 Tahun Mengecap Manisnya Bisnis Gula Aren Cimenga, Produk Juarta Ikut Disukai Pasar Luar Negeri

Juarta saat mengolah gula aren miliknya di kediamannya pada Kamis 3 Oktober 2024 Aldi Setiawan/Banten Raya

Bagikan Ke WhatsAppBagikan Ke FacebookBagikan Ke TwitterBagikan Ke Telegram

BANTENRAYA.COM – Sejak usia 25 tahun, Juarta (55) menekuni usaha kecil-kecilannya sebagai pembuat gula aren.

Selama lebih dari 30 tahun, 7 anggota keluarga Juarta hidup dari usaha gula arennya.

Pagi sekali, pukul 06.00 WIB Juarta sudah berada di atas pohon aren untuk mengambil satu lodong (penampung nira dari gelondongan bambu) nira yang berisi 7-12 liter.

Baca Juga: Sebabkan Penyakit Kulit dan Gangguan Pernafasan, Ibu-ibu di Cikande Demo Perusahaan Bata Ringan

Juarta sendiri merupakan salah satu dari banyaknya pengrajin gula aren di Kampung Cimenga, Desa Cimenga Kecamatan Cijaku, Kabupaten Lebak.

Gula aren milik Juarta sendiri benar-benar diproduksi secara tradisional. Setelah nira ia dapatkan, Juarta memanaskan di atas tungku.

Butuh sekitar 5 jam hingga nira tersebut mendidih kental dan bisa dicetak menjadi gula aren.

Baca Juga: Dinkop-UKM Cilegon Dorong Pengrajin Batik Dapatkan Hak Merek Hingga Marketplace Digital

Namun, bukan hal yang mudah bagi Juarta untuk bisa mengumpulkan nira dari pohon aren miliknya. Butuh waktu 12 jam nira tersebut menetes ke dalam lodong dan tertampung hingga 7 liter.

“Jadi Niranya itu dikumpulin dulu di lodong. Nah, biasanya tuh pagi udah bisa diambil. Nah pas pagi diambil, kita tampung lagi, terus jam 4 sore bisa diambil lagi. Yang sore kita tampung buat nanti diambil pagi,” kata Juarta menggunakan bahasa Sunda, Kamis, 3 Oktober 2024.

BACAJUGA:

Kepala SPPG Pandeglang 3, Panca Adi Nugroho memberikan keterangan temuan menu MBG berulat di SDN Pandeglang 4, Jumat (13/2).

Menu MBG di SD Negeri Pandeglang 4 Terdapat Ulat, SPPG: Tidak Apa-apa

13 Februari 2026 | 15:17
Sekda Provinsi Banten, Deden Apriandhi saat ditemui oleh awak media usai agenda, Jumat, (13/2/2026).

Penyerapan Tenaga Kerja Lokal Belum Seimbang, Pemprov Banten Evaluasi Skema Investasi

13 Februari 2026 | 15:10
Kepala Bidang Pembinaan Pelaksanaan Anggaran PPA II DJPb Banten Mohammad Zaki saat menyampaikan kondisi fiskal di Banten. (Raden/Banten Raya)

Silpa Banten Masih Rp5,17 Trililun, Namun Pemda Masih Nuntut Minta Transfer

13 Februari 2026 | 14:21
Tim SAR gabungan tengah berupaya melakukan proses pencarian santri yang hilang terseret ombak Pantai Daplangu, Desa Kertajaya, Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang, Jumat 13 Februari 2026. (Dokumentasi Bantenraya.com)

Santri Hilang Terseret Ombak Pantai Daplangu Belum Ditemukan, Tim SAR Intensifkan Pencarian

13 Februari 2026 | 13:00

Di tengah kebulan asap, Juarta dengan sabar terus mengaduk nira yang sedang dipanaskan di atas sebuah wajan. Telapak tangannya yang kasar dengan urat yang menonjol, benar-benar menunjukan bahwa kegiatan itu ia lakukan sudah selama 30 tahun.

Baca Juga: Nol Kasus Rabies Selama 14 Tahun, Provinsi Banten Raih Penghargaan dari Kementerian Pertanian

Bahkan, kerap kali didihan nira yang sedang ia aduk terciprat ke tangannya. Meski begitu, Juarta mengaku tak pernah mengeluh. Baginya, mengeluhkan hal yang membuat ia dan 6 anggota keluarga lainnya hidup merupakan bukan sesuatu yang sopan.

“Anak saya 5 lima, terus saya dan istri saya ya hidup dari jualan gula aren. 30 tahun kerja begini saya tidak pernah ngeluh. Bersyukur aja, Alhamdulillah,” ucap Juarta lagi sembari sibuk mengaduk niranya.

Setelah 5 jam, niranya siap untuk dicetak menjadi sebuah gula aren. 7 liter nira yang sebelumnya ia panaskan bisa menghasilkan sekitar 18 butir gula aren. Keesokan harinya, gula aren tersebut ia jual seharga Rp 10 ribu perbutir ke pengepul. Atau sesekali ia mendatangi langsung si pengepul.

Baca Juga: 600 Nisan Makam Acak-acakan, Pembangunan Waduk Karian Masih Menyisakan Masalah

“Harga ya relatif sama dari dulu. Terus gak pernah ada kendala sih, waktu covid juga sama. Ya uang itu digunakan buat beli beras atau lauk. Apalagi dulu anak-anak masih sekolah. Sampai lulus ya karena aren,” tuturnya.

Meski usahanya masih bersekala kecil, Juarta mengungkapkan bahwa dirinya beberapa kali mendapatkan pesanan dari luar negeri. Tidak banyak memang, tapi setidaknya hal tersebut membuktikan bahwa produk miliknya berkualitas dan digemari di pasar mancanegara.

Untuk keluar negeri, gula yang ia jual bukan gula batok, melainkan gula aren kristal.

Baca Juga: Meriahkan Hari Jadi Kabupaten Serang ke-498, Disporapar Bakal Gelar Tarkam Hingga Fun Run

“Pernah dijual ke Arab atau Malaysia. Jarang sih, paling setahun 20 kali. Ya mungkin karena saya produksi gak banyak ya. Kalau keluar negeri ya paling juga saya kirim 20 pcs,” imbuhnya.

Setelah 30 tahun menggeluti usahanya tersebut, satu-satunya harapan Juarta ialah tetap hidup sehat agar usahanya bisa terus ia lakoni. Di samping, penjualannya yang diharapkan terus meningkat.***

Tags: gula arenKabupaten LebakPasar InternasionalPengrajin Gula Aren
Previous Post

Sebabkan Penyakit Kulit dan Gangguan Pernafasan, Ibu-ibu di Cikande Demo Perusahaan Bata Ringan

Next Post

Dindikbud Banten dan KI Menggelar FGD

Related Posts

Kepala SPPG Pandeglang 3, Panca Adi Nugroho memberikan keterangan temuan menu MBG berulat di SDN Pandeglang 4, Jumat (13/2).
Daerah

Menu MBG di SD Negeri Pandeglang 4 Terdapat Ulat, SPPG: Tidak Apa-apa

13 Februari 2026 | 15:17
Sekda Provinsi Banten, Deden Apriandhi saat ditemui oleh awak media usai agenda, Jumat, (13/2/2026).
Daerah

Penyerapan Tenaga Kerja Lokal Belum Seimbang, Pemprov Banten Evaluasi Skema Investasi

13 Februari 2026 | 15:10
Kepala Bidang Pembinaan Pelaksanaan Anggaran PPA II DJPb Banten Mohammad Zaki saat menyampaikan kondisi fiskal di Banten. (Raden/Banten Raya)
Daerah

Silpa Banten Masih Rp5,17 Trililun, Namun Pemda Masih Nuntut Minta Transfer

13 Februari 2026 | 14:21
Tim SAR gabungan tengah berupaya melakukan proses pencarian santri yang hilang terseret ombak Pantai Daplangu, Desa Kertajaya, Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang, Jumat 13 Februari 2026. (Dokumentasi Bantenraya.com)
Daerah

Santri Hilang Terseret Ombak Pantai Daplangu Belum Ditemukan, Tim SAR Intensifkan Pencarian

13 Februari 2026 | 13:00
Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani meninjau jembatan roboh di Kecamatan Jiput, belum lama ini. (Dokumentasi Bantenraya.com)
Daerah

Bangun Jembatan Roboh di Jiput, Bupati Pandeglang Minta Bantuan Pemprov Banten hingga Pusat

13 Februari 2026 | 12:45
Kolang-kaling makanan khas untuk buka puasa mulai membanjiri pasar tradisional di Kota Cilegon jelang Ramadan, Jumat 13 Februari 2026. (Uri/Bantenraya.com)
Daerah

Ramadan Sebentar Lagi, Kolang-kaling Mulai Banjiri Pasar Tradisional di Cilegon

13 Februari 2026 | 12:28
Load More

Popular

  • Petugas Dapur SPPG Yayasan Sukaratu 6, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang, memperlihatkan selembar surat cinta dari siswa yang terselip dalam ompreng MBG, Rabu 11 Februari 2026. (Dokumentasi Bantenraya.com)

    Selipkan Pesan di Ompreng MBG, Peserta Didik di Pandeglang Request Menu: Minta Nasi Goreng hingga Ayam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gelombang PHK Industri Menghantui Pekerja, Pemkot Cilegon Angkat Suara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Arti Kalimat ‘Nyawit Nih Orang’ yang Banyak Digunakan di Media Sosial

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jadwal Pertandingan Friendly Match China vs Indonesia U17, Pembalasan Garuda Muda Usai Kekalahan Telak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Suami Agnes Jennifer Diduga Kembali Selingkuh, Begini Respon Sang Selebgram

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seminar Regional Aisyiyah Kota Cilegon Hadirkan Dirjen Kemendikdasmen, Guru Diharap Pahami KKA

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Disperindag Kota Cilegon Siapkan Pasar Blok F Jadi Kawasan Bebas Rentenir, Bakal Kerja Sama Lembaga Funding

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ulat Sayur Ditemukan pada Menu MBG di SD Negeri Pandeglang 4

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fraksi Golkar Pandeglang Sebut Musda Melahirkan Pemimpin Dekat dengan Rakyat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemprov Banten Intensif Lobi Provinsi Lain, Kejar Dukungan Suara Jadi Tuan Rumah PON 2032

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Trending
  • Comments
  • Latest
SMAN 1 Cimarga

Pengakuan Siswi SMAN 1 Cimarga yang Ikut Mogok Sekolah, Bukan Dukung Siswa Merokok tapi……

18 Oktober 2025 | 12:16
Kabupaten serang PT PWI

Sempat Produksi Sepatu di Kabupaten Serang, PT PWI 1 Bakal Bangkit Buka Usaha Baru di Cikande

2 Februari 2026 | 17:11
matahari cilegon

Gedung Eks Matahari Lama Cilegon Mulai Dibersihkan, Bakal Jadi Gedung UMKM

8 Januari 2026 | 18:36
Forum Honorer Kota Serang

Forum Honorer Serang Nilai Pelantikan 3.800 PPPK Paruh Waktu sebagai Pelecehan Martabat Pekerja

22 Oktober 2025 | 22:25

Dukung Pemulihan Ekonomi Nasional, Bjb Backup Total Pembiayaan UMKM

Asooooy… Kepala Desa akan Diajak Studi Banding ke Korea dan China

Seluruh Ospek di Kampus Diputuskan Digelar Online, Termasuk di Banten

Mudik Resmi Dilarang, Efektif 24 April

Tekad Persis Solo keluar dari jeratan Zona Degradasi. (Instagram/@persisofficial)

Persis Solo vs Madura United, Tekad Laskar Sambernyawa Keluar dari Zona Degradasi

13 Februari 2026 | 15:21
Kepala SPPG Pandeglang 3, Panca Adi Nugroho memberikan keterangan temuan menu MBG berulat di SDN Pandeglang 4, Jumat (13/2).

Menu MBG di SD Negeri Pandeglang 4 Terdapat Ulat, SPPG: Tidak Apa-apa

13 Februari 2026 | 15:17
Sekda Provinsi Banten, Deden Apriandhi saat ditemui oleh awak media usai agenda, Jumat, (13/2/2026).

Penyerapan Tenaga Kerja Lokal Belum Seimbang, Pemprov Banten Evaluasi Skema Investasi

13 Februari 2026 | 15:10
Teknisi XLSmart saat melakukan perawatan BTS agar koneksi internet stabil. (XLSmart untuk Banten Raya)

XLSmart Perolehan Laba Rp42,5 Triliun Sepanjang 2025

13 Februari 2026 | 14:28

Tag

2022 Andra Soni ASN banjir Banten BRI Brigadir J BRI Super League Cilegon drakor drama Korea Film Harga Tiket Helldy Agustian Indonesia Jadwal jadwal tayang Kabupaten Lebak kabupaten serang Kota Cilegon Kota Serang Lebak link nonton link twibbon lowongan kerja Pandeglang Pemkot Cilegon pemkot serang Pemprov Banten pilkada Polisi Preman Pensiun 6 Preman Pensiun 7 profil provinsi banten Ramadhan Robinsar serang sinopsis spoiler sub indo Timnas Indonesia Twibbon UMKM viral
Banten Raya

© 2026 Banten Raya - Berkualitas dan Berbeda

Nomor ID Pers : 26666 | Status Pendataan : Terverifikasi Faktual | Sertifikat : 1393/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Digital Banten Raya
  • Ecommerce Banten Raya
  • Siding Banten Raya
  • Share Banten Raya

Ikuti Kami

  • Daerah
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal

© 2026 Banten Raya - Berkualitas dan Berbeda