BANTENRAYA.COM – Pengelola Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG Tenjolaya, Pandeglang 3, memastikan, ulat sayur yang berada di menu program Makan Bergizi Gratis atau MBG di SD Negeri Pandeglang 4 tidak berbahaya.
Kepala SPPG Tenjolaya Pandeglang 3, Panca Adi Nugroho membenarkan adanya temuan menu MBG berulat di SD Negeri Pandeglang 4.
Namun ulat tersebut hanya skala kecil, karena sayuran telah melalui skrining yang ketat.
“Itu ulat sayur, tidak apa-apa. Itu menandakan sayurannya bagus tidak memakai pestisida dari sayuran organik. Temuan ulat baru di SDN 4, sebelumnya di SDN Kabayan 1 menunya sayuran, tapi tidak ada temuan ulat,” kata Panca, Jumat, 13 Februari 2026.
Panca mengatakan, temuan ulat tersebut menjadi bahan evaluasi untuk pengelola dapur.
Sebab, sebelum menu MBG disalurkan, petugas dapur memastikan menu MBG bergizi, dan layak untuk dikonsumsi.
“Temuan itu menjadi bahan evaluasi untuk kami agar hal serupa tidak terjadi lagi. Padahal, sebelum disalurkan, semua menu kita cek dulu. Kita pastikan menu MBG bergizi,” ujarnya.
PIC SPPG Pandeglang 3, Rendi mengatakan, sayuran untuk menu MBG di SDN Pandeglang 4 memiliki risiko terkontaminasi ulat.
Meski sayuran menu MBG tersebut telah melalui pemeriksaan petugas dapur.
“Sayuran ini memang beresiko tinggi terkait dengan ulat, memang itu kelalaian dari kami. Jelas, ini menjadi evaluasi kami, kami jamin hal seperti ini tidak akan terjadi lagi,” ujarnya.***











