BANTENRAYA.COM -Hatna Danarda alias Arda Naff membagikan kisah perjalanan cinta dan keluarga di Madiun melalui buku berjudul Pelabuhan Terakhir.
Menurut Arda Naff, kegiatan ini kebetulan bersamaan dengan Hari Buku Nasional dan suatu kehormatan bisa berkunjung ke Serang untuk memperkenalkan buku perdana yang ditulis.
Buku dengan judul Pelabuhan Terakhir ini sesuatu yang menyenangkan karna sesuatu yang baru, yang awalnya bermain musik dan saat ini menulis buku.
“Jadi saya bisa tahu dan merasakan orang-orang yang militan senang dan menikmati dalam membaca buku,” katanya.
Baca Juga: Jelang Tamat! Chief Detective 1958 Episode 9 Sub Indo: Link Nonton Beserta Spoiler Bukan Bilibili
Ia mengaku, hal yang menyenangkan dalam menulis buku adalah bisa lebih dekat dengan pembaca, bisa membahas buku bersama pembaca.
Buku Pelabuhan Terakhir ini merupakan kisah perjalanan penulis bersama dengan istrinya Tantri Kotak, yaitu perjalanan pemuda desa asal Madiun yang jatuh cinta dengan Tantri Kotak yang saat iti sudah menjadi seorang rokc star.
Ternyata dalam perjalanan kisah cinta tersebut tidak semanis kisah cinta Dilan, namun banyak kisah perjalanan yang menyatukan dua pemikiran yang berbeda tapi saling mencintai.
“Dibuku ini juga tidak hanya mengisahkan kisah cinta saya dan Tantri, tapi ada kisah persahabatan, peran orangtua dan perjalanan spiritual yang saya alami,” ujarnya.
Baca Juga: Unggah Foto Mawar Merah di Instagram, Ade Bhakti Gabung ke PSI untuk Pilkada Kota Semarang?
“Banyak hal yang saya tidak ungkap di media, hanya saya ungkap di buku ini,” sambung Arda.
Terkait proses menulis buku ini, Arda menjelaskan bahwa buku ini ditulis tiga bulan, namun sempat terhenti karena tidak kuat dan sempat berhenti menulis. Hal tersebut dikarenakan banyak kenangan yang sangat pahit, namun mesti diungkapkan kedalam buku ini.
“Saya sempat tidak kuat, dan berhenti untuk menulis, Alhamdulilah istri saya memberikan semangat dan mengatakan bahwa jika sesuatu yang buruk dihidup saya bisa memberikan manfaat bagi orang lain, itu akan menjadi amal buat saya. Akhirnya saya kembali melanjutkan tulisan dan alhamdulilah dalam satu tahun buku ini bisa selesai saya tulis,” ungkapnya.
Proses menulis itu sebentar, namun memilah kata yang lumayan merepotkan. Dalam buku ini mengisahkan perjuangan vocalis Naff ini, dan secara diam2 Tantri yang sudah terkenal memberikan uang secara diam-diam.
Baca Juga: PPKn Beda dengan Pendidikan Pancasila, BPIP Terus Kuatkan Jaringan Melalui BTU Pendidikan Pancasila
“Jadi waktu itu saya makan di sebuah rumah makan dan saya bingung untuk membayar, lalu Tantri secara diam-diam memberikan uang dibawah meja untuk membayar makanan tersebut. Kisah itu saya tulis dibuku ini,” katanya.
Ia menilai, kata-kata yang diberikan rasa akan menjadi doa. Apa yang dibaca, apa yang ditonton dan diidolakan akan mempengaruhi orang.
“Saya ingin karya saya bermanfaat dan bisa menghibur pembaca. Dan buku ini akan ada kelanjutannya, namun dengan medium yang berbeda,” ujarnya.
“Doain saja semoga buku ini bisa diterima oleh pembaca. Melalui buku ini saya ingin menghibur pembaca,” imbuhnya.
Baca Juga: Gebyar Literasi DPK Kota Cilegon, Anak-anak Antusias Ikuti Lomba Mewarnai
Dalam kesempatan itu, Arda memberikan motivasi bagi pembaca untuk fokus membaca yang sederhana terlebih dahulu tanpa terganggu.***



















