BANTENRAYA.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Pandeglang mencatat konsumsi rokok rata-rata warga Pandeglang mencapai 105 batang dalam sepekan.
Statistisi Ahli Madya BPS Kabupaten Pandeglang, Adji Subekti menerangkan, rata-rata satu bungkus rokok terdapat 12 batang, maka dalam sehari masyarakat bisa menghabiskan lebih dari 1 bungkus.
“Bahkan bisa satu sampai satu setengah bungkus (rokok) dalam sehari,” kata Adji kepada wartawan, Jumat, 3 Mei 2024.
Baca Juga: Spoiler The Escape Of The Seven Resurrection Episode 11 Sub Indo, Han Mo Ne Ungkap Rahasia K
Ia menjelaskan, untuk konsumsi rokok sendiri, masyarakat bisa menggunakan 11,62 persen dari pengeluaran rata-rata keluarga perbulan.
“Konsumsi rokok untuk tiap perkapitanya mencapai 11,62 persen. Tentu lumayan besar ya pengeluarannya untuk masyarakat Pandeglang,” imbuhnya.
Dalam penghitungan itu sendiri, pihaknya membagi 2kategori yaitu berdasarkan pendidikan, yaitu SD ke bawah dengan jumlah 104 batang rokok dan SMP ke atas sebanyak 105,27.
Baca Juga: Tak Diurus Pemkot, Pengelolaan Parkir Elektronik di Kota Serang Diserahkan ke Pihak Ketiga
“Selain pendidikan, kemudian juga berdasarkan kelompok pengeluaran,” terangnya.
Untuk jumlah batang rokok yang dihisap berdasarkan kelompok pengeluaran terdapat sedikit perbedaan.
Uniknya, makin tinggi kelompok pengeluaran, makin banyak pula jumlah batang rokok yang dikonsumsi.
Baca Juga: Chief Detective 1958 Episode 5 Sub Indo: Spoiler Lengkap dengan Link Nonton Bukan Bilibili
Adji mengatakan bahwa pihaknya membagi tiga kategori kelompok pengeluaran, yaitu 40 persen terbawah, 40 persen menengah dan 20 persen teratas.
“Masyarakat dalam kelompok pengeluaran 40 persen terbawah itu rata-rata bisa menghisap 95 batang rokok, 40 persen tengah 106 batang, dan 20 persen teratas bisa mencapai 117 batang rokok,” ungkapnya.
Jumlah rata-rata batang rokok yang dihisap di tahun 2023 sendiri mengalami kenaikan jika dibandingkan di tahun 2022 yang hanya sebanyak 101 batang rokok.
Baca Juga: Jual Ganja ke Anak Sekolah Secara Online, 3 Warga Pandeglang Antar Lewat Jasa Pengiriman
“Mengalami peningkatan jumlah batang rokoknya. Namun, rata-rata perkapita pengeluaran masyarakat untuk rokok malah turun. Mungkin karena masyarakat beralih ke rokok yang murah,” tandasnya.
Sementara itu, untuk jumlah perokok di Pandeglang sendiri di 2023 untuk masyarakat usia 15 tahun ke atas mencapai 38,24 persen dari total keseluruhan.
Angka itu mengalami penurunan jika dibandingkan tahun 2022 yang mencapai 38,45 persen. (aldi) ***
















