BANTEN RAYA.COM – Alami mati mesin, perahu katir dan seorang nelayan asal Kubang Sepat, Desa Citangkil, Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon terdampar di Perairan Selat Sunda pada Selasa (5/3/2024). Beruntung korban yang diketahui bernama Dedi Santoso (43) berhasil ditemukan oleh nelayan di Kepulauan Seribu pada Rabu (6/3) malam.
Kepal Kantor Basarnas Banten Adil Triyanto mengatakan berdasarkan keterangan dari saksi-saksi, sebelum terdampar di laut pada Minggu (3/3) korban bersama anak buah kapal mengantarkan 5 pemancing ke Perairan Sangiang, Kabupaten Serang.
“Setelah mengantar pemancing ke tujuan mancing di Kedondong Sangiang, korban kembali ke Peni (pelabuhan nelayan di Kota Cilegon-red),” katanya kepada awak media, Kamis (7/3).
Adil menerangkan keesokan harinya Senin (4/3) korban bersama ABK kembali menjemput ke lima pemancing di Pulau Sangiang. Namun dalam perjalanan perahu katir mengalami kendala.
“Di dalam perjalanan kehabisan BBM, akhirnya merapat dermaga Warga guna beli BBM kurang lebih 1 drigen dikarenakan tidak membawa uang, dan HP di jaminkan ke penjual BBM,” terangnya.
Baca Juga: Meresahkan Warga Lantaran Jual Miras dan Tuak, Warung di Cikeusal Kabupaten Serang Dibongkar Paksa
Adil menambahkan setelah mendapatkan BBM, korban bersama ABKnya berencana menjemput pemancing. Namun dikarenakan ombak besar, kapal tidak bisa menjemput dan kembali ke Peni.
“Keesokan harinya (Selasa 5 Maret 2024) saat hendak menjemput pemancing, di dalam perjalanan mesin trouble (Nyala tapi tidan bisa jalan),” tambahnya.
Lebih lanjut, Adil mengungkapkan korban meminta ABK nya untuk meminta pertolongan warga dengan cara berenang ke darat sejauh 1 kilometer.
“Setelah mendapatkan bantuan, ABK bersama nelayan di dampingi anggota Polhut menyusul korban untuk mengevakuasi kapal korban. Tapi setelah di cek ke titik terakhir lokasi tidak ditemukan,” ungkapnya.
Menurut Adil, korban diduga terbawa ombak bersama dengan perahu yang dinaikinya. Atas kondisi itu, pada Rabu 6 Maret 2024 Tim SAR melaksanakan pencarian korban di sekitar perairan Pulau Sangiang.
Baca Juga: Rekomendasi dan Resep Menu Sahur Ramadhan 2024 yang Paling Sederhana, Enak, dan Mudah Dibuat
“Namun karena cuaca masih kurang bersahabat, pencarian dihentikan,” ujarnya.
Adil menegaskan pada Rabu malam, tim SAR mendapatkan informasi jika ABK telah ditemukan oleh nelayan di Kepulauan Seribu, Jakarta.
“Pukul19.30 wib KPP Banten mendapatkan info terkait korban hilang telah ditemukan dalam keadaan selamat di Perairan Kepulauan Seribu, diselamatkan oleh nelayan,” tegasnya.
Adi menghimbau kepada nelayan untuk lebih berhati-hati jika kondisi ombak cukup besar. Selain itu, cek kondisi kapal jika hendak beraktivitas di laut.
“Tetap waspada dan berhati-hati demi keselamatan bersama,” imbaunya. (***)


















