BANTENRAYA.COM – Bawaslu Lebak meminta KPU setempat untuk menambah petugas pelipatan surat suara di Gudang Logistik KPU Lebak, Jalan Siliwangi, Kecamatan Rangkasbitung.
Hal itu dilakukan untuk memastikan proses sortir dan pelipatan surat suara berjumlah 5,3 juta lembar selesai tepat waktu pada 21 Januari 2024.
Komisioner Bawaslu Lebak Deden Kurniawan mengatakan, total ada sebanyak 5.356.205 lembar surat suara terdiri.
Baca Juga: Kisah Pilu Nadya Aisha, Bocah 11 Tahun di Bayah Lebak yang Rawat Ibu yang Lumpuh Seorang Diri
Itu mencakup pemilihan calon presiden dan wakil presiden, calon anggota DPR RI, calon anggota DPD RI, calon anggota DPRD provinsi dan calon anggota DPRD kabupaten.
“Surat suara lain akan datang ke gudang maka jumlahnya pun bertambah. Kami sudah minta kepada KPU supaya ditambah petugas lipatnya,” katanya kepada Bantenraya.com, Selasa 9 Januari 2024.
Ia mengungkapkan, penambahan petugas dimaksudkan untuk memastikan proses sortir dan lipat 5,3 juta lembar surat suara selesai tepat waktu sesuai target.
Baca Juga: Fit and Proper Test Calon Komisioner KI Banten Dimulai, 20 Menit yang Bisa Menentukan Segalanya
“Khawatir kalau tidak segera ditambah, nanti tidak sesuai target karena masih sangat banyak surat yang harus dilipat,” tutur Deden.
Diungkapkan Deden, sudah ditemukan sebanyak 50 lembar surat suara rusak. Kerusakan pada surat suara terdiri dari kondisi sobek, kesalahan dalam cetak, dan basah.
Lebih lanjut, pengawasan secara melekat dilakukan jajaran Bawaslu untuk memastikan tidak ada praktik kecurangan selama proses sortir dan lipat surat suara di gudang KPU Lebak.
“Bawaslu membentuk tim untuk mengawasi secara bergantian proses ini dan selalu mengingatkan kepada petugas pelipat supaya tetap berhati-hati dalam bekerja,” ujarnya.
Sementara itu, Kasubang Keuangan, Umum, dan Logistik KPU Lebak Muhamad Mujib Setiana memastikan, sortir dan lipat surat suara berjalan sesuai SOP dengan pengawasan Bawaslu dan kepolisian serta didampingi tim KPU.
“Terkait petugas, kami akan terus ditambah. Kalau di hari pertama 50 orang, hari ini sudah hampir 100 orang yang dilibatkan, dan terus ditambah sampai 150 orang petugas,” terangnya.
Ia menambahkan, surat suara yang rusak sudah dipisahkan dan dicatat untuk dilakukan proses pengajuan penggantian melalui KPU Banten.
“Pasti, tentu akan dilakukan penggantian terhadap surat suara yang kondisinya rusak,” tutup dia. ***














