SERANG, BANTEN RAYA- Gubernur Banten Wahidin Halim menyebut lonjakan kasus Covid-19 di Banten terjadi belakangan ini disebabkan oleh mobilitas warga pada libur Lebaran 1442 Hijriah. Hal itu terlihat dari padatnya objek wisata, pasar hingga mal di Banten pada periode tersebut.
“Makanya wisata juga tutup, kemarin terbuka banget, Lebaran orang bebas. Pasar-pasar ramai, mal ramai, ya jadi covid naik lagi. Covid naik lagi datang ke rumah sakit, rumah sakit penuh. Capek, capek, capek menangani covid,” ujarnya kepada awak media di Pendopo Gubernur Banten, KP3B, Kota Serang, Senin (21/6/2022).
BACA JUGA: Bertambah 392, Banten Catat Kasus Baru Covid-19 Tertinggi Sepanjang Pandemi
Selain mobilitas warga yang tinggi, kata dia, lonjakan kasus Covid-19 juga terjadi karena masyarakat yang mulai kendor menerap protokol kesehatan (prokes).
“Menurunnya kesadaran masyarakat karena mungkin terjadi kejenuhan dan sebagainya,” tuturnya.
Saksikan Podcast Meja Redaksi di Banten Raya Channel
Seperi diketahui, Banten mencatat angka penambahan kasus baru Covid-19 tertinggi sepanjang pandemi sebanyak 392 kasus pada Sabtu (19/6/2021). Saat ini, seluruh kabupaten/kota di Banten juga berada pada zona oranye penyebaran Covid-19. (dewa)















