BANTENRAYA.COM – Beberapa pelajar SMA di Cilincing, Jakarta Utara, telah diamankan oleh polisi karena dituduh melakukan ancaman bom terhadap salah satu pusat perbelanjaan, yaitu Koja Trade Mall.
Awalnya ancaman bom di Koja Trade Mall oleh pelajar SMA tersebut tersebar di media sosial pada akhir atau awal bulan November 2023.
Ancaman bom yang beredar tersebut berisi tangkapan layar pesan WhatsApp dari Noordin M Top yang salah sasaran.
Baca Juga: Negara Israel Terancam Bangkrut Karena Sering Menyerang Hamas, Begini Penjelasannya!
“Assalamualaikum, apakah benar ini anggota Syiah? Kami akan melakukan pengeboman di daerah Koja Trade Mall. Jika kamu peduli dengan Noordin M Top, kamu harus mengikuti acara pengeboman.” Tulis dalam pesan tersebut.
Kapolsek Koja, Kompol Muhamad Syahroni, menjelaskan bahwa para pelajar SMA dengan inisial H, FA, RF, KH, SAL, yang telah diamankan, tidak memiliki kaitan dengan jaringan terorisme setelah dilakukan pemeriksaan.
“Setelah melakukan pemeriksaan kepada para individu yang dicurigai, kami menemukan bahwa mereka tidak memiliki afiliasi dengan jaringan teroris manapun,” kata Syahroni pada 2 November 2023 yang dikutip Bantenraya.com dari Pmjnews.com.
Baca Juga: Gaji Megawati Lebih Rendah dari pada Pemain Lokal Korea Selatan? Ungkap Faktanya di sini!
“Ini dibuktikan melalui wawancara dengan keluarga dan pihak sekolah, semuanya menyatakan bahwa mereka bersih dari keterlibatan,” tambahnya.
Syahroni menjelaskan bahwa motif di balik ancaman bom tersebut adalah prank yang dilakukan oleh para pelajar.
“Menurut pengakuan dari saudara FA dan saudara H, motif mereka adalah untuk berprank. Mereka ingin berprank kepada saudara H,” kata Syahroni.
Baca Juga: Sumbangkan Full Honor Syuting untuk Palestina, Aldi Taher: Saya Adalah Buzzer Allah SWT
Pelajar H dan FA diketahui memiliki hubungan sekolah yang sama dan berada dalam satu kelas. RF, di sisi lain, memberikan nomor H kepada FA.
Kemudian, FA mengirimkan prank bom kepada H, yang kemudian diteruskan oleh H ke media sosial KTM.
FA juga memiliki peran dalam membuat profil teroris Noordin M Top. Sementara itu, KH adalah ketua kelas dan juga menjadi admin dalam grup bersama saudari SAL.
Baca Juga: Trending No 1 di YouTube! Inilah Lirik Lagu Wirang dari Denny Caknan Beserta Artinya
“Mereka berpikir bahwa saudara H lemah atau mudah ditakuti, itulah sebabnya mereka melakukan prank semacam ini. Motifnya adalah prank di antara mereka,” jelas Syahroni.
Langkah selanjutnya yang diambil oleh pihak kepolisian setelah laporan ancaman tersebut adalah melakukan penyisiran untuk memastikan tidak ada bom seperti yang disebutkan dalam prank.
Mereka juga memanggil orang tua para pelajar, pihak sekolah, dan Kepala Suku Dinas Pendidikan Jakarta untuk membahas langkah selanjutnya terkait pembinaan terhadap para pelajar tersebut.***
















