BANTENRAYA.COM – Dinas Perikanan atau Diskan Kabupaten Serang mengambangkan tiga varietas rumput laut yang saat ini dibudidaya di bagian Serang Utara.
Tiga varietas rumput laut tersebut dibudidaya oleh nelayan baik di pesisir pantai maupun di tambak-tambak milik warga.
Kepala Bidang Perikanan Budidaya Diskan Kabupaten Serang Uus Bustami mengatakan, saat ini budidaya rumput laut mayoritas dikembangkan di Desa Lontar, Kecamatan Tirtayasa.
“Luas tempat budidaya rumput laut di Kabupaten Serang itu mencapai 21,62 hektare yakni di Desa Lontar, Kecamatan Tirtayasa. Di tempat budidaya ini ada sekitar 173 jalur penanaman rumput laut,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya.
Baca Juga: Sembilan SD Negeri di Kota Serang Simulasi Makan Bergizi Gratis
Ia menjelaskan, tiga varietas rumput laut yang dikembangkan di Kabupaten Serang adalah jenis euchema cottoni, euchema spinusum, dan gracilaria sp.
“Rumput laut ada tiga jenis yang kita kembangkan, euchema cottoni, ada juga Euchema Spinusum untuk di wilayah pesisir, sedangkan untuk yang ditambak namanya gracilaria sp. Rumput laut gracilaria sp tersebar di kecamatan Pontang, Kecamatan Tirtayasa, dan Kecamatan Tanara, cuma jumlah luasnya belum kita hitung,” katanya.
Uus menjelaskan, budidaya rumput laut dalam satu jalur bisa menghasilkan delapan kuintal sampai 1,2 ton tergantung kondisi cuaca dan kerajinan pembudidaya.
“Jika cuaca bagus, satu jalur rumput laut itu bisa produksi 1,2 ton, tapi jika kondusu cuaca tidak bagus paling delapan ton. Dalam satu tahun ada empat siklus, dan satu siklus dari tanam sampai panen itu sekitar 45 hari,” jelasnya.
Baca Juga: Simulasi Makan Bergizi Gratis di SD Negeri Kota Serang, Makanan Datang Setelah Waktu Pulang Sekolah
Petani rumput laut Desa Lontar Maktubi mengatakan, saat ini hasil panen rumput laut tidak maksimal karena sejak awal Januari 2025 rumput laut terkena hama.
“Hasilnya lagi enggak bagus karena lagi kena penyakit. Biasanya orang sini nyebutnya ice-ice, jadi rumput lautnya ada bulu-bulu seperti rambut,” ujarnya.
Ia menjelaskan, penyakit ice-ice pada rumput laut biasanya disebabkan oleh faktor cuaca yang kurang bagus sehingga hasil panen rumput laut cenderung menurun.
“Cuaca terlalu panas tidak bagus, hujan terus menerus juga tidak bagus dan hasil rumput laut paling banyak juga delapan kuintal. Cuaca yang bagus untuk rumput laut itu hujan sekali dalam seminggu, rumput laut itu sangat rentan kena penyakit,” katanya.***


















