BANTENRAYA.COM – Universitas Banten Jaya (Unbaja) melakukan seleksi untuk mencari Rektor Baru.
Hal tersebut terungkap dalam paparan visi misi yang disampaikan empat calon Rektor Unbaja.
Ketua Panitia Pemilihan Rektor Unbaja Zaini menyampaikan, awalnya yang mendaftar dalam pemilihan Rektor Unbaja sebanyak lima orang.
Akan tetapi, satu orang calon Rektor Unbaja atas nama Sudaryono mengundurkan diri.
Baca Juga: Perempuan Korban Pelecehan Oknum Ketua Presma Untirta Datangi Polresta Serang
Ia menjelaskna, panitia pemilihan Rektor Unbaja membuka pendaftaran sejak Juni 2021 hingga 1 Oktober 2021. Dari mulai pembukaan tersebut, terdapat 5 pendaftar bakal calon rektor.
Setelah pendaftaran tersebut kemudian dilakukan seleksi administrasi.
“Setelah administrasi lengkap bakal calon rektor tersebut dipanggil, untuk mengesahkan dari bakal calon rektor menjadi calon rektor,” katanya.
Baca Juga: Perempuan Korban Pelecehan Oknum Ketua Presma Untirta Datangi Polresta Serang
Ia menuturkan, setelah seleksi administrasi tetap calon rektor masih lima calon rektor dan kemudian berlanjut ke tahapa pemaparan visi dan misi.
Dalam persiapan untuk mengundi nomor urut calon rektordan keluarlah nomor urut satu hingga lima.
“Nomor urut 1 yakni Sudaryono, nomor urut 2 yakni Moh. Ali Fadillah, nomor urut 3 Rustam Effendi, nomor urut 4 yakni Agung Sudrajat dan nomor 5 yakni Mohammad Syadeli Hanafi,” tuturnya.
Baca Juga: Hasil Razia Satpol PP Kota Cilegon Tadi Malam, Banyak Kios Jamu Jual Miras
Zaini mengatakan, dengan adanya pengunduran calon rektor nomor urut satu, kini ada empat calon rektor.
“Dalam pemaparan visi dan misi ada empat calon rektor. Dari pertama dibuka untuk pendafataran calon rektor terdapat antusias dari akademisi yakni tiga dari luar Unbaja dan satu dari Unbaja,” katanya.
“Kami sangat berterima kasih atas partisipasinya dalam pemilihan calon rektor,” tuturnya.
Baca Juga: Polda Banten BKO 1.150 Personel Dalam Pelaksanaan Pilkades Kabupaten Pandeglang
Senat Unbaja Sutanto menyampaikan, bahwa pemilihan Rektor Unbaja ini merupakan sejarah baru Unbaja dengan istilahnya keberagaman.
Calon saat ini ada empat dengan gayanya masing-masing.
“Dari empat calon yang terpilih hanya satu,” ucapnya.
Baca Juga: Kehilangan Momentum Jadi Penyebab Ganda Putra Indonesia Keok di Thomas Cup
Dalam kesempatan itu, Sutanto mengungkapkan, Unbaja butuh pemimpin yang progresif untuk bisa membawa perubahan.
Sekali lagi penekanannya adalah progresif, bukan hanya berlari tapi harus benar-benar progresif melakukan perubahan yang dituntut oleh civitas akademik Unbaja. ***

















