BANTENRAYA.COM – Sahabat Museum Negeri Banten, sudah pernah melihat pertunjukan kesenian dogdog lojor.
Penamaan “dogdog” berasal dari suara yang dihasilkan dari alat musik tabuh ini. Sedangkan kata “lojor” (sunda) memiliki arti panjang yang diambil dari ukuran peralatannya.
Alat musik “dogdog” ini terbuat dari kayu berbentuk silinder memanjang yang tengahnya dibuat rongga. Pada kedua ujung ruang itu tidak sama, ujung satu memiliki diameter kira-kira 15 cm, sementara ujung lainnya berdiameter kira-kira antara 13 cm. Sedangkan panjangnya kurang lebih 90 cm, sahabat.
Baca Juga: Bikin Geleng Kepala, Ini Rincian Jumlah Pemotongan Hibah Ponpes di Banten
Pada ujung bulatan yang lebih besar biasanya ditutupi dengan kulit kambing yang sudah melalui proses pengeringan. Lalu diikat dengan bambu yang dipaseuk atau dibaji dengan maksud menyetel bunyi suara yang dihasilkan.
Alat musik dogdog lojor ini berkembang di wilayah Banten Selatan (Bansel), baik itu di Kabupaten Lebak, maupun di Kabupaten Pandeglang. Dogdog ini biasanya dimainkan bersama alat musik angklung buhun. ***



















