BANTENRAYA.COM – Progres pembangunan Jembatan Bogeg di Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang kini telah mencapai 59 persen.
Proyek Jembatan Bogeg dengan anggaran mencapai Rp165 miliar tersebut ditargetkan rampung pada Desember 2021 mendatang.
General Affair PT Pembangunan Perumahan (PP) selaku pelaksana proyek Surya mengatakan, jika pembangunan Jembatan Bogeg terus dikebut.
Baca Juga: Bantuan Jamsosratu Rp1 Juta Mulai Cair Besok Lewat 3 Bank Penyalur Ini
Per 11 November 2021, progres pembangunan jembatan yang melintasi Tol Tangerang-Merak itu telah mencapai 59 persen.
“Saat ini sudah mencapai 59 persen per tanggal 11 November,” ujarnya kepada wartawan, Selasa 16 November 2021.
Ia menuturkan, progres fisik cukup meningkat lantaran proses pekerjaan inti yakni pemasangan box girder di atas tol tepatnya di KM 69+200 hingga 64+400 sudah rampung dilaksanakan.
Baca Juga: Polda Banten Geledah Kantor BPN Lebak Terkait Kasus Dugaan Pungli
“Alhamdulilah lancar semua untuk pemasangan box girder di atas Tol Tangerang-Merak,” katanya.
Dengan pembangunan Jembatan Bogeg yang tak menemui kendala berarti, Surya optimistis proyek tersebut bisa rampung sesuai target yakni pada Desember 2021.
Ia menegaskan, apa yang dikerjakan oleh PT PP hanya sebatas pembangunan jembatan. Sementara untuk pelebaran jalan selepas tol bukan menjadi tanggung jawabnya.
Baca Juga: Informasi Tarif Tol Tangerang-Merak Terbaru
“Pengerjaan Jembatan Bogeg tidak dalam satu kesatuan dengan pekerjaan jalannya,” ungkapnya.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Provinsi Banten Arlan Marzan mengatakan, pembangunan Jembatan Bogeg menelan anggaran hingga Rp165 miliar.
Jembatan sepanjang 78 meter dan lebar 33 meter ini optimis bisa rampung sesuai dengan target pembangunan yang telah ditentukan.
Baca Juga: Mengejutkan! Kelas Poligami oleh Trainer dan Praktisi di Banten, Begini Kisahnya
“Saat ini kita masih optimis jembatan Bogeg akan selesai di penghujung tahun 2021. Bulan Desember awal kita sudah buka untuk soft launching,” harapnya.
Ia mengungkapkan, Jembatan Bogeg nantinya akan disulap dari yang awalnya hanya dua lajur menjadi 8 lajur.
Selain itu, nantinya jembatan memiliki panjang 78 meter dengan lebar 33 meter.
Baca Juga: Honor Panitia Ad Hoc Pemilu 2024 Diusulkan Setara UMR
“(Jembatan yang lama) dibongkar. Dibongkar kalau yang ini (jembatan baru-red) sudah bisa digunakan. Jadi dibongkar Desember,” paparnyanya.
Arlan menjelaskan, dibongkarnya jembatan lama dikarenakan nantinya pihaknya akan membuat lajur putar balik di bawah Jembatan Bogeg yang baru.
“Di bawah jembatan ada jalan untuk putar balik. Lahan sudah aman, selesai semua,” ungkapnya.
Baca Juga: New Xpander, Baru Diluncurkan Sudah Menjadi Rebutan Warga Banten
Jembatan Bogeg juga, kata dia, nantinya akan memiliki ciri khasnya dimana ornamennya menggunakan pola batik Banten.
“Kalau dari Jakarta atau mau ke Lampung ngeliat lah simbol-simbol Banten,” tuturnya. ***


















