BANTENRAYA.COM – Gubernur Banten Andra Soni menyoroti peran Badan Usaha Milik Daerah atau BUMD PT Agrobisnis Banten Mandiri atau PT ABM yang dinilai belum maksimal dalam mendorong pengembangan sektor pertanian di daerah.
Andra mengingatkan bahwa ABM tidak boleh hanya berperan sebagai perantara atau penyalur hasil produksi, melainkan harus menjadi penggerak utama pengelolaan potensi agrobisnis di Banten.
“ABM jangan menjadi middle man, tapi ujung tombak. Middle man itu bahasa lainnya CL, bahasa luar negerinya broker, bahasa kampung kita namanya calo,” kata Andra, Jumat, 8 Agustus 2025.
Menurutnya, ABM dibentuk bukan sekadar untuk mencari keuntungan sesaat, tetapi juga untuk menjadi motor pembangunan ekonomi berbasis pertanian.
Baca Juga: Tersedia Lowongan Kerja ke Luar Negeri, Naker Fest Kabupaten Serang Digelar Akhir Bulan Ini
Ia menilai, peran BUMD itu sangat penting mengingat Banten memiliki potensi besar di sektor pertanian yang hingga kini belum tergarap optimal.
“Kalau hanya menjadi perantara, siapa pun bisa melakukannya. ABM harus punya strategi dan inisiatif sendiri,” kata Andra.
Andra mengatakan, Banten memiliki lebih dari 9.000 kilometer persegi lahan, sebagian di antaranya masih bisa dimanfaatkan untuk pengembangan sektor pertanian, khususnya di daerah selatan seperti Lebak dan Pandeglang.
Ia menyebut, keberadaan industri pengolahan di Banten seharusnya menjadi peluang besar bagi ABM untuk menghubungkan petani dengan pasar secara langsung, sekaligus memastikan rantai pasok berjalan efektif.
Baca Juga: Spoiler Drakor The Winning Try Episode 5: Persaingan Sengit Yi Ji, Woo Jin dan Seol Hyun
Andra juga menyinggung bahwa jumlah penduduk Banten yang mencapai 12,4 juta jiwa adalah potensi pasar dan tenaga kerja yang besar jika mampu diarahkan dengan baik.
Ia menekankan pentingnya perencanaan yang matang dan terukur agar ABM dapat menjalankan peran sebagai katalis pertumbuhan ekonomi daerah.
“Jangan sampai sumber daya yang kita miliki hanya menjadi peluang bagi pihak luar,” ujarnya.
“Kita punya kualitas produk yang bisa bersaing, tinggal kemauan dan kemampuannya yang harus ditingkatkan,” katanya.
Baca Juga: Bigmo Jannah Banjir Komentar Usai Diciduk Andre Rosiade Soal Dugaan Isu Selingkuh Azizah Salsha
Ia menambahkan, ABM perlu memperkuat kemitraan dengan petani, koperasi, serta pelaku industri.
Dengan jaringan kerja sama yang solid, ABM diharapkan mampu memotong rantai distribusi yang terlalu panjang.
“Supaya harga di tingkat petani kita menjadi lebih layak dan harga di tingkat konsumen tetap kompetitif,” tandasnya. ***


















