BANTENRAYA.COM – Pemerintah Provinsi atau Pemprov Banten bersama Bank Indonesia atau BI Kantor Perwakilan Provinsi Banten memperkuat pengendalian inflasi lewat kerja sama antar daerah yang dilakukan oleh kabupaten kota di seluruh Provinsi Banten.
Kerja sama antar daerah dilakukan dengan mekanisme business to business maupun government to government.
Asisten Direktur BI Provinsi Banten Muhammad Lukman Hakim mengatakan, kerja sama antar daerah dilakukan untuk memperkuat pengendalian inflasi yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Banten dan pemerintah kabupaten kota di Provinsi Banten.
Dengan skema kerja sama ini, maka setiap pemerintah kabupaten kota bisa saling membantu memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus juga dalam rangka pengendalian inflasi di daerah tersebut.
Baca Juga: Pengamat Sebut Isu Pengembalian Berkas Sekda Banten Bentuk Persaingan Tak Sehat
“Harapannya bisa saling membantu,” kata Lukman usai rapat koordinasi kerja sama antar daerah dalam rangka pengendalian inflasi di Provinsi Banten, Selasa, 17 Juni 2025.
Dalam kesempatan itu juga ditandatangani kerja sama dengan skema business to business antara sejumlah BUMD.
Misalnya, antara BUMD Provinsi Banten yaitu PT ABM dengan BUMD Darma Jaya milik Pemerintah Provinsi Jakarta.
Ada juga kerja sama antar daerah antara BUMD Lebak dengan BUMD Kabupaten Tangerang.
Baca Juga: 50 Ribu Lulusan SMP di Banten Terancam Tak Tertampung Program Sekolah Gratis
“Misalnya BUMD Kabupaten Tangerang bekerjasama dengan Kabupaten Lebak dalam hal suplai kebutuhan pokok beras,” kata Lukman.
Dengan kerja sama ini, diharapkan setiap BUMD dan daerah bisa saling membantu untuk meningkatkan nilai tambah di masing-masing daerah.
Dia mencontohkan, Lebak yang dikenal sebagai penghasil beras, maka bisa membantu Tangerang dalam hal suplai beras.
Meski sebelumnya Tangerang sudah bekerja sama dengan daerah lain penghasil beras di luar Banten, dengan kerja sama ini maka pemda Tangerang akan mendahulukan produksi dari Kabupaten Lebak.
Baca Juga: Jadi Presenter Sehari, Andra Soni Ngaku Pernah Ingin Jadi Wartawan
“Agar ada nilai tambah,” katanya.
Asisten Daerah (Asda) II Provinsi Banten M Yusuf menambahkan, sejatinya kerja sama antar daerah merupakan praktik dari gotong royong antar daerah untuk saling membantu dalam pengendalian harga bahan kebutuhan pokok.
Ini juga akan memudahkan pemerintah daerah dalam mengendalikan inflasi.
Pasalnya, bagi sejumlah daerah ada beberapa komoditas pangan yang selalu memicu inflasi. Terutama 20 komoditas utama penyebab inflasi.
Baca Juga: Jarak Bukan Lagi Segalanya, SPMB Banten Kini Utamakan Nilai Rapor
Dengan pola saling bantu ini diharapkan pengendalian inflasi semakin mudah. Sehingga harga komoditas pangan utama tidak akan jauh berbeda antara satu daerah dengan daerah yang lain.***


















